Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hasto: Audit Kasus 'Stunting' Jawab Akar Permasalahan Kesehatan

📅 Jumat, 19 Jan 2024, 06:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hasto: Audit Kasus 'Stunting' Jawab  Akar Permasalahan Kesehatan Doc: bkkbn.go.id
Ket. Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo.

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo, menyampaikan bahwa audit kasusstuntingyang selama ini dilakukan hingga tingkat desa atau kelurahan mampu menjawab akar permasalahan kesehatan di dalam masyarakat.

"Ketika sukses audit kasusstunting, kita bisa menjawab dua permasalahan, yaitu bagaimana kasus-kasus secara individual itu bisa digali, penyebabnya apa bisa ditemukan, kemudian bisa mengungkap permasalahan kesehatan, jadi ada masalah kesehatan apa yang terjadi di masyarakat," kata Hasto dalam acara Kick Off Audit Kasus "Stunting" yang diikuti secara daring di Jakarta, Selasa (16/1).

Kepala BKKBN menjelaskan setelah menemukan permasalahan kesehatan apa yang ada di suatu wilayah, selanjutnya bisa dibuat rekomendasi yang bersifat individu dan rekomendasi bersifat publik atau masyarakat, yang mencakup perbaikan yang ada di lingkungan itu.

"Mungkin masalah sanitasi atau penyakit menular yang ada di masyarakat sehingga audit kasus stunting akan memberikan dua rekomendasi tersebut, sehingga dapat ditindaklanjuti baik oleh Kementerian Kesehatan atau provider (rumah sakit)," ujar dia.

Hasto pun mengapresiasi kepada seluruh jajaran yang telah mencapai audit kasusstuntingini dengan baik, karena pada 2023 terjadi peningkatan dibandingkan dengan pada 2022.

"Tahun 2023 terselenggara sebanyak 85,3 persen, sebelumnya di tahun 2022 hanya sekitar 60 persen," ucap dia.

Hasto pun berharap, setelah pada 2023 audit kasusstuntingsukses untuk meningkatkan cakupan yang masih dalam indikator-indikator kuantitatif, pada 2024 rekomendasi yang diberikan dapat benar-benar representatif terhadap permasalahan-permasalahan yang ada di daerah.

"Kalau daerah itu memang populasi secara epidemiologi bisa ditelusuri bahwa memang banyak tuberkulosis (TB) sehingga rekomendasi audit kasusstunting-nya juga akan muncul kasus TB itu, sehingga rekomendasinya tidakmissed," kata dia.

Kepala BKKBN juga mengemukakan tentang kasus lingkungan yang menjadi salah satu penyebabstunting.

"Begitu juga karena kasus lingkungan, misalnya sanitasi yang kurang bagus tetapi ada proses biologis yang dibangun dalam audit kasusstuntingini mulai dari hulu sampai hilir, jadi misalnya gara-gara lingkungan menimbulkan diare, akhirnyastunting, atau gara-gara TB, nafsu makannya tidak baik, dan seterusnya, itu bisa terungkap dalam audit kasusstuntingini," kata dia.

Oleh karena itu Hasto berharap inovasi-inovasi yang dilakukan di daerah seperti praktik baik audit kasusstunting(petik aksi) maupun lomba-lomba poster terkait audit kasusstuntingdapat terus dilakukan secara berkelanjutan demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

50 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.