Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemimpin Toxic Bawa Pengaruh Buruk di Tempat Kerja, Bagaimana Menghadapinya?

📅 Selasa, 16 Jan 2024, 12:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemimpin Toxic Bawa Pengaruh Buruk di Tempat Kerja, Bagaimana Menghadapinya? Doc: linkedin/shutterstock
Ket. Ilustrasi - Pemimpin yang bersifat toksik dapat timbul dari berbagai alasan.

Fitri Hariana Oktaviani, Universitas Brawijaya

Umumnya ketika mendengar kata kepemimpinan (leadership), makna yang terbangun selalu positif dan konstruktif. Sebagai salah satu subjek yang sering dikaji oleh peneliti, istilah kepemimpinan memiliki lebih dari 800 definisi.

Namun, ketika disimpulkan, definisi-definisi ini mengerucut pada bagaimana seorang pemimpin memberikan pengaruh pada anak buah atau pengikutnya dan menginspirasi mereka menuju perubahan ke arah yang lebih baik. Meski demikian, di balik citra positif tersebut, banyak yang tidak menyadari ada sisi gelap dalam kepemimpinan.

Para ilmuwan kritis dalam bidang organisasi dan kepemimpinan telah meneliti bagaimana kepemimpinan dapat dilakukan dengan proses yang tercela, memicu luka secara psikologis bahkan fisiologis pada anak buah yang dipimpinnya. Ini menimbulkan dampak berantai berupa lingkungan kerja yang toksik, bahkan kehancuran organisasi yang dipimpinnya.

Anak buah atau pekerja perlu menyadari jika dirinya berada di bawah kepemimpinan toksik, sehingga bisa menerapkan strategi untuk tetap produktif, menjaga kesehatan mental dan mengambil keputusan terbaik untuk dirinya.

Definisi kepemimpinan toksik

Kepemimpinan toksik (toxic leadership) adalah serangkaian tindakan pemimpin, yang disengaja maupun tidak, yang merusak dan mengecilkan semangat para pengikut-anak buah atau karyawan-yang sungguh-sungguh ingin melaksanakan visi, misi, dan tujuan organisasi.

Pemimpin semacam itu cenderung mementingkan diri sendiri dan menempatkan keuntungan pribadi atau kelompoknya di atas kebutuhan organisasi maupun anak buahnya. Kondisi ini dapat menciptakan kondisi demoralisasi anggota organisasi dan merusak organisasi dari dalam.

Sebaiknya Anda baca juga:

Pemimpin yang bersifat toksik dapat timbul dari berbagai alasan, seperti keterbatasan kualitas sumber daya, rendahnya tingkat pendidikan, dan adanya tiga kepribadian gelap dalam diri pemimpin, yaitu narsisisme, psikopati, dan Machiavelianisme yang didefinisikan sebagai suatu ciri kepribadian yang ditandai oleh kelicikan, manipulasi, dan penghalalan segala cara untuk mencapai tujuan politis seseorang.

Pengalaman masa lalu yang penuh dengan perlakuan kasar, bersama dengan adanya nilai-nilai budaya dan lingkungan kerja feodal yang memupuk subur perilaku toksik, juga bisa menjadi faktor penyebabnya.

Misalnya saja, dalam konteks budaya birokrasi di Indonesia yang mendukung jurang kuasa antara atasan dan bawahan, pemimpin toksik dapat tumbuh dengan subur jika tidak ada yang berani mempertanyakannya.

Ciri-ciri pemimpin toksik

Para peneliti menyimpulkan ada kesamaan karakteristik pada kepemimpinan yang toksik. Mereka cenderung intimidatif, manipulatif (Machiavellianisme), kerap melakukan perundungan (bullying), menuntut pekerjaan dilakukan dengan caranya (micromanaging), arogan dan narsis, serta sering melakukan perbuatan yang tidak etis dan kasar (abusive) terhadap anak buah yang dipimpinnya.

Perlu digarisbawahi bahwa pemimpin yang toksik tidak sama dengan pemimpin yang tegas. Pemimpin toksik sering menggunakan kekuasaannya untuk memanipulasi, menyakiti, bahkan memutarbalikkan fakta demi kepentingannya sendiri. Ia juga memiliki kecenderungan bersifat otoriter dan menuntut kepatuhan anak buahnya secara mutlak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

35 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.