Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ganjar Tegaskan KTP Sakti Akan Selesaikan Masalah Pupuk

📅 Selasa, 16 Jan 2024, 01:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ganjar Tegaskan KTP Sakti  Akan Selesaikan Masalah Pupuk Doc: ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Ket. Sapa Pendukung -- Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo (kedua kiri) menyapa pendukungnya saat safari politik di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Senin (15/1). Dalam safari politiknya Ganjar bertemu dengan kelompok tani, pelaku UMKM, tokoh agama, tokoh masyarakat dan generasi muda se-Kabupaten Purbalingga untuk menyerap aspirasi serta mengkampanyekan kesejahteraan bagi masyarakat.

PURBALINGGA - Calon Presiden (Capres) nomor urut 03 Ganjar Pranowo menekankan pentingnya keberadaan KTP Sakti dalam menyelesaikan permasalahan pupuk yang langka dan mahal di Indonesia.

"Semua perencanaan kita basisnya adalah data. Semakin datanya baik, maka perencanaan kita makin baik," kata Ganjar Pranowo saat kegiatan Temu Kelompok Tani, UMKM, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat di Purbalingga, Jawa Tengah, Senin (15/1).

KTP Sakti adalah program satu kartu terpadu Indonesia yang diusung capres-cawapres nomor urut 03 Ganjar Pranowo - Mahfud MD.

Program KTP Sakti akan menyatukan berbagai program bantuan sosial yang sudah ada, agar lebih terpadu dan tepat sasaran. Pihaknya mengatakan permasalahan pertanian yang ada di antaranya lahan di Pulau Jawa semakin sempit, dan perubahan iklim.

Dua isu utama terkait pertanian adalah pupuk dan obat-obatan mahal, dan sementara harga beras di konsumen yang mahal.

Pihaknya menekankan persoalan itu tidak bisa diselesaikan dengan pasar pupuk murah. "Politik ingin menyelesaikan persoalan dengan kejutan-kejutan sesaat. Sama nasibnya dengan BLT. Jika kita tidak menyelesaikan di sisi ujungnya, yo ora bisa. Di ujungnya apa? Data," kata mantan Gubernur Jawa Tengah itu.

Dalam kampanye tersebut, Ganjar Pranowo mengatakan adanya potensi yang sebenarnya bisa dioptimalkan untuk mengembangkan pertanian pangan Indonesia. "Kalau kita bicara makan, mesti makannya nasi. Padahal Indonesia Timur tidak (makan nasi). (Makannya) papeda, sagu. Atau yang di Wonogiri makannya tiwul," katanya.

Ganjar Pranowo mengatakan tiwul yang diolah dengan baik, rasanya mirip dengan nasi. Kemudian pihaknya juga menyoroti beras analog yang dibuat dari singkong maupun jagung.

"Beras analog itu dibuat dari singkong, jagung. Dicetak seperti beras," katanya.

Pihaknya juga mengatakan sumber bahan pokok lainnya adalah porang yang harganya relatif mahal.

Target Kemenangan

Dalam kesempatan itu, Ganjar menyampaikan target kemenangan untuk wilayah Purbalingga dan sekitarnya di angka 70 persen. "Saya tinggal di sini, saya mewakili Dapil ini dan kita akan gerakkan kembali kekuatan-kekuatan itu, maka insya Allah target yang tadi sudah disampaikan akan tercapai," ujar Ganjar.

Ganjar mengatakan kemenangan Pilpres 2024 untuk Ganjar--Mahfud membutuhkan kekompakan, kesamaan visi misi, serta kerja keras.

Untuk itu, pihaknya menyemangati seluruh pendukung dan tim pemenangan-nya agar tidak lelah turun langsung ke lapangan menemui masyarakat. "Kami tahu bahwa ini butuh kerja keras. Keringat kita harus lebih banyak, lelah kita harus lebih banyak, dan keluhan kita mesti tidak ada," kata Ganjar Pranowo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.