Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sentimen Eksternal Dominan

📅 Senin, 15 Jan 2024, 08:46 WIB | Oleh:
Sentimen Eksternal Dominan Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melanjutkan pelemahannya awal pekan ini. Sentimen eksternal, terutama tensi geopolitik di Timur Tengah, diperkirakan lebih mendominasi ketimbang rilis neraca perdagangan Indonesia sekalipun diprediksikan surplus.

Analis Mata Uang Lukman Leong melihat investor masih wait and see atau menantikan data neraca perdagangan Indonesia bulan Desember 2023 yang dirilis Senin (15/1) siang. Meski demikian Lukman memproyeksikan rupiah bakal melemah terhadap dollar AS juga karena adanya kekhawatiran eskalasi tensi di Timur Tengah.

Dia memproyesikan kurs rupiah tethadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Senin (15/1), bergerak di kisaran Rentang 15.500-15.600 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, kurs rupiah di akhir perdagangan, Jumat (12/1), ditutup melemah 0,01 persen atau satu poin dari sehari sebelumnya menjadi 15.550 rupiah per dollar AS di tengah data inflasi konsumen Tiongkok yang membaik.

Data inflasi konsumen Tiongkok pada Desember 2023 menunjukkan sedikit perbaikan, di mana secara bulanan terjadi kenaikan 0,1 persen dibandingkan bulan sebelumnya -0,5 persen.

"Ini bisa diartikan konsumsi mulai membaik dan menjadi kabar positif untuk rupiah di mana Tiongkok sebagai partner dagang besar untuk Indonesia," kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra di Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.