Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Enam Subklaster Penanganan Krisis

📅 Minggu, 14 Jan 2024, 21:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Enam Subklaster Penanganan Krisis Doc: istimewa
Ket. banjir

JAKARTA - Dinas Kesehatan DKI Jakarta menanggulangi dampak banjir dengan enam sistem subkluster yang bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dalam penanganan krisis."Ada enam sistem subkluster dengan tujuan meningkatkan koordinasi, kolaborasi dan integrasi dalam penanggulangan krisis," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Ani Ruspitawatikepada pers di Jakarta, Sabtu.

Pertama, subkluster pelayanan kesehatan yang bertugas menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan terutama pelayanan pertolongan darurat prafasilitas pelayanan kesehatan dan rujukan.

Kedua, subkluster pengendalian penyakit dan kesehatan lingkunganyang bertugas melakukan pengendalian penyakit dan upaya kesehatan lingkungan.Ketiga,subkluster kesehatan reproduksi, yang pastinya bertugas menyelenggarakan kegiatan pelayanan kesehatan reproduksi.

Keempat, subkluster kesehatan jiwa yang bertugas menyelenggarakan upaya penanggulangan masalah kesehatan jiwa dan psikososial secara optimal.Kelima, subkluster pelayanan gizi yang bertugas menyelenggarakan pelayanan gizi.

Keenam, subkluster identifikasi korban mati akibat bencana yang bertugas menyelenggarakan identifikasi korban meninggal dan penatalaksanaannya.
Dinkes DKI Jakarta telah mengingatkan masyarakat mengenai penyakit yang sering muncul saat musim hujan dan banjir seperti diare dan demam tifoid (bakteri yang menyebar melalui makanan dan air).

Selain itu dermatitis (peradangan pada kulit), leptospira (bakteri), tetanus, gigitan ular serta Demam Berdarah Dengue (DBD). Sampai 8 Januari 2024, angka kejadian (incidence ratio) DBD 34,71 per 100.000 penduduk.

Karena itu, Dinkes DKI Jakarta mengimbau seluruh masyarakat Jakarta untuk selalu menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan menjaga imunitas tubuh. Selanjutnya menjaga kebersihan lingkungan dengan kerja bakti di wilayah masing-masing, melakukan pembersihan pascabanjir dan ditambah isolasi.
Lalu menerapkan 5M Plus, yaknipertama, menguras atau membersihkan tempat yang sering dijadikan penampungan air seperti bak mandi, ember air dan lain-lain.

Kedua, menutup rapat tempat-tempat penampungan air.Ketiga, mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menimbulkan perkembangbiakan nyamuk yang menularkan demam berdarah.

Keempat, mengganti air di pot tanaman setiap hari dankelimamenimbun barang-barang bekas atau plastik sampah yang digenangi air hujan seperti ban bekas. Plus-nya, yaitu melakukan pencegahan DBD saat musim hujan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
Luar Negeri
Belarus Cemas Jumlah Latiha...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.