Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Rakyat Taiwan Memberikan Suara dalam Pemilu Penting di Bawah Ancaman Tiongkok

📅 Sabtu, 13 Jan 2024, 09:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rakyat Taiwan Memberikan Suara dalam Pemilu Penting di Bawah Ancaman Tiongkok Doc: livemint/reuters
Ket. Lai Ching-te, wakil presiden Taiwan dan kandidat presiden dari Partai Progresif Demokratik (DPP) yang berkuasa memberikan suaranya di TPS dalam pemilihan presiden dan parlemen di Tainan, Taiwan 13 Januari 2024.

TAIPEI - Jutaan warga Taiwan pergi ke tempat pemungutan suara pada Sabtu (13/1) ini untuk memilih presiden di tengah ancaman dari Tiongkok bahwa pemilihan pemimpin yang salah dapat memicu perang di pulau yang memiliki pemerintahan sendiri tersebut.

Beijing mengecam kandidat terdepan Lai Ching-te, wakil presiden saat ini, sebagai seorang "separatis" yang berbahaya pada hari-hari menjelang pemungutan suara, dan pada malam pemungutan suara, kementerian pertahanannya berjanji akan "menghancurkan" setiap langkah menuju kemerdekaan Taiwan.

Komunis Tiongkok mengklaim Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri, yang dipisahkan dari daratan oleh selat sepanjang 180 km (110 mil), sebagai wilayahnya, dan mengatakan pihaknya tidak akan mengesampingkan penggunaan kekuatan untuk mewujudkan "unifikasi", bahkan jika konflik tampaknya tidak akan terjadi dalam waktu dekat. .

Pemungutan suara dimulai pada pukul 8.00 pagi di hampir 18.000 tempat pemungutan suara di seluruh pulau, hampir 20 juta orang berhak memberikan suara.

Di sebuah sekolah di Taipei, profesor Karen yang berusia 54 tahun adalah orang pertama yang memasuki TPS .

"Saya melihat ke dalam kotak suara dan merasa belum pernah segembira saat ini, karena saya yakin ada satu kandidat yang bisa membawa harapan bagi masa depan Taiwan," katanya kepada AFP.

Seorang pensiunan berusia 70 tahun bermarga Liu tiba lebih awal di sebuah sekolah dasar di Kota New Taipei, tempat yang sama di mana Presiden saat ini, Tsai Ing-wen, akan memberikan suara.

"Saya berharap pemerintahan berikutnya akan melakukan hal yang sama seperti pemerintahan saat ini," katanya.

Taiwan memiliki undang-undang pemilu yang ketat pada hari pemungutan suara dalam mempengaruhi pemilu yang secara efektif mencegah media bertanya kepada pemilih tentang pilihan spesifik mereka.

Hasil pemilu diperkirakan akan diperoleh pada Sabtu malam, dan hasilnya akan diawasi secara ketat oleh Beijing hingga Washington - mitra militer utama Taiwan - ketika kedua negara adidaya tersebut berebut pengaruh di wilayah yang sangat strategis dan penting ini.

Selama kampanye yang riuh, Lai dari Partai Progresif Demokratik (DPP) menyatakan dirinya sebagai pembela cara hidup demokratis Taiwan.

"Setelah saya terpilih sebagai presiden, saya akan terus menempuh jalan demokrasi dan perdamaian. Saya akan mendukung kelompok kebebasan dan demokrasi internasional," kata Lai pada rapat umum terakhirnya pada Jumat.

Lawan utamanya, Hou Yu-ih dari partai oposisi Kuomintang (KMT), lebih menyukai hubungan yang lebih hangat dengan Tiongkok dan menuduh DPP memusuhi Beijing dengan pendiriannya bahwa Taiwan "sudah merdeka".

Hou mengatakan pihaknya akan meningkatkan kesejahteraan ekonomi, sambil menjaga hubungan yang kuat dengan mitra internasional, termasuk Amerika Serikat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

24 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.