Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nahas! Bocah 9 Tahun Tewas Diterkam Buaya di Sulawesi Tenggara

📅 Kamis, 11 Jan 2024, 12:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Nahas! Bocah 9 Tahun Tewas Diterkam Buaya di Sulawesi Tenggara Doc: Antara/La Ode Muh Deden Saputra
Ket. Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban yang diterkam buaya di Sungai Desa Lemoambo, Mubar, Sulawesi Tenggara.

KENDARI - Tim SAR Gabungan Basarnas Kendari berhasil menemukan seorang anak bernama Desi (9) yang diterkam buaya di Sungai Desa Lemoambo, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara, dalam keadaan tewas setelah beberapa jam pencarian.

Kepala Basarnas Kendari Muhammad Arafah di Kendari, Kamis (11/1), mengatakan bahwa korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar satu kilometer arah utara barat laut dari lokasi kejadian pada pukul 05.30 WITA.

"Jadi, tim penyelamat tiba di lokasi itu malam pada pukul 22.00 WITA dan langsung melakukan penyisiran bersama tim SAR gabungan dan berhasil menemukan korban," kata Arafah.

Ia menyebutkan bahwa setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi ke rumah duka untuk dilakukan proses serah terima kepada pihak keluarga.

Arafah menyampaikan bahwa dengan ditemukannya korban tersebut dalam keadaan meninggal dunia, Operasi SAR terhadap satu orang yang diterkam buaya di Sungai Desa Lemoambo, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Mubar dinyatakan selesai dan ditutup.

"Operasi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian dikembalikan ke kesatuannya masing-masing," ujar Arafah.

Adapun beberapa unsur yang terlibat dalam pencarian korban, yaitu Unit SAR Siaga Muna Barat, Polsek Kusambi, Babinsa Desa Lemoambo, Koramil Kusambo, Kwarcab Muna Barat, Perangkat Desa Lemoambo, masyarakat sekitar, dan keluarga korban.

Sebelumnya, Tim Penyelamat Unit Siaga SAR Muna, Basarnas Kendari, melakukan pencarian terhadap seorang anak berumur sembilan tahun yang diterkam buaya di Sungai Desa Lemoambo, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Basarnas Kendari Muhammad Arafah di Kendari, Rabu, mengatakan bahwa informasi tersebut pertama kali dilaporkan oleh warga Desa Lemoambo Bapak La Wolio, yang melaporkan bahwa telah terjadi kondisi membahayakan manusia terhadap satu orang yang diterkam buaya, pada pukul 20.35 WITA.


"Dilaporkan bahwa warga tersebut bernama Desi (9), yang merupakan warga Desa Lemoambo diterkam buaya pada pukul 16.30 WITA," kata Arafah.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.