Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Misi Pendarat Bulan Swasta AS Gagal setelah Kekurangan Bahan Bakar

📅 Rabu, 10 Jan 2024, 00:02 WIB | Oleh:
Misi Pendarat Bulan Swasta AS Gagal setelah Kekurangan Bahan Bakar Doc: istimewa
Ket. Gambar yang dirilis oleh Astrobotic ini menunjukkan Multi-Layer Insulation (MLI) Peregine Lunar Lander yang rusak akibat anomali.

WASHINGTON - Sebuah misi swasta Amerika Serikat (AS) yang bersejarah untuk mendarat di Bulan, pada Senin (8/1), hampir dipastikan mengalami kegagalan, setelah pesawat ruang angkasa tersebut mengalami "kehilangan kritis" bahan bakar, yang merupakan pukulan besar bagi harapan AS untuk menempatkan robot pertamanya di permukaan bulan dalam lima tahun mendatang.

Diangkut pada bagian atas roket Vulcan baru milik United Launch Alliance, yang melakukan penerbangan pertamanya, Peregrine Lunar Lander milik Astrobotic meluncur semalaman dari Stasiun Angkatan Luar Angkasa Cape Canaveral Florida, kemudian berhasil terpisah dari kendaraan peluncurannya.

Dikutip dari Radio France Internationale (RFI), beberapa jam kemudian, Astrobotic mulai melaporkan masalah teknis, dimulai dengan ketidakmampuan untuk mengarahkan panel surya Peregrine yang dipasang di atas ke arah Matahari, dan menjaga baterai tetap terisi, karena kerusakan pada sistem propulsinya.

Meskipun para insinyur "mengimprovisasi" cara untuk memiringkan pesawat ruang angkasa ke arah yang benar dan menjaga tenaganya tetap menyala, perusahaan tersebut memgunggah di X bahwa kegagalan yang sama tampaknya menjadi penyebab "kehilangan propelan yang kritis".

Pada Senin malam, Astrobotic mengatakan bahan bakarnya tersisa sekitar 40 jam sebelum Peregrine mengalami "kejatuhan yang tidak terkendali".

"Saat ini, tujuannya membawa Peregrine sedekat mungkin ke bulan sebelum ia kehilangan kemampuan untuk mempertahankan posisinya yang mengarah ke Matahari dan kemudian kehilangan tenaga," kata perusahaan itu, membuat para pengamat bertanya-tanya apakah mereka mungkin akan mencoba melakukan pendaratan darurat, meskipun penurunan terkendali tidak mungkin dilakukan.

Kerusakan Parah

Sebelumnya, mereka merilis gambar yang diambil dari kamera terpasang yang menunjukkan kerusakan parah pada lapisan luar pesawat ruang angkasa, dan mengatakan itu adalah bukti anomali sistem propulsi tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Peregrine seharusnya mencapai Bulan, lalu mengorbit selama beberapa minggu sebelum mendarat di wilayah garis lintang tengah yang disebut Sinus Viscositatis pada 23 Februari.

Sejauh ini, pendaratan lunak di planet tetangga terdekat Bumi hanya dilakukan oleh segelintir badan antariksa nasional: Uni Soviet adalah yang pertama pada tahun 1966, disusul oleh Amerika Serikat, yang masih menjadi satu-satunya negara yang berhasil mendaratkan manusia di Bulan.

Tiongkok telah berhasil mendaratkan pesawat sebanyak tiga kali sejak tahun 2013, sedangkan India adalah negara terakhir yang mencapai prestasi tersebut pada tahun lalu.

AS beralih ke sektor komersial untuk menstimulasi perekonomian bulan yang lebih luas dan mengirimkan perangkat kerasnya dengan biaya yang lebih murah di bawah program Commercial Lunar Payload Services (CLPS), namun kegagalan Astrobotic dapat menimbulkan kritik terhadap strategi baru tersebut.

Namun Administrator NASA (National Aeronautics and Space Administration), Bill Nelson, memuji keberhasilan roket Vulcan ULA pada penerbangan perdananya, yang mempertahankan tingkat keberhasilan 100 persen perusahaan dalam lebih dari 150 peluncuran.

"Penerbangan luar angkasa adalah petualangan yang berani, dan @astrobotic membuat kemajuan dalam pengiriman CLPS dan Artemis. @NASA akan terus memperluas jangkauan kami di kosmos dengan mitra komersial kami," kata Nelson lewat X.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.