Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bintang: Kemenpppa Prioritaskan Berdayakan Perempuan Penyintas Kekerasan pada 2024

📅 Selasa, 09 Jan 2024, 06:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bintang: Kemenpppa Prioritaskan Berdayakan Perempuan Penyintas Kekerasan pada 2024 Doc: kemenpppa.go.id

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga, mengatakan bahwa pada 2024 upaya pemberdayaan perempuan yang akan dilakukan KemenPPPA menitikberatkan pada pemberdayaan para perempuan penyintas kekerasan ataupun perempuan rentan.

"Yang kita prioritaskan tahun 2024, pemberdayaan-nya itu adalah pada para penyintas kekerasan," kata Menteri Bintang Puspayoga di Jakarta, Jumat (5/1).

Bintang Puspayoga mengatakan dalam implementasi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, pihaknya melakukan konsep hulu-hilir.

"Pencegahan, penanganan, perlindungan, penegakan hukum, sampai pemberdayaan. Itu yang menjadi fokus kita karena tugas fungsi implementatif kita adalah berkaitan dengan layanan rujukan akhir," kata dia.

Sementara Deputi Bidang Kesetaraan Gender KemenPPPA, Lenny N Rosalin, menambahkan bahwa resolusi 2024 adalah meningkatnya kualitas hidup dan peran perempuan dalam pembangunan, mulai dari aspek koordinasi dan kemitraan, sosial budaya, hukum, SDM, sarana dan prasarana, dan kelembagaan.

Dia mencontohkan pada aspek sosial budaya, upayanya dengan kampanye masif kepada lembaga masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, media massa, dunia usaha, dan masyarakat tentang kesetaraan gender.

Pada aspek hukum, dengan merevitalisasi Program Kesadaran Hukum di masyarakat, mempercepat berbagai instrumen dan payung hukum sebagai pedoman dalam penyelenggaraan pengarusutamaan gender, dan mempercepat penyusunan Peraturan Menteri tentang Standardisasi Lembaga Penyedia Layanan Pemberdayaan Perempuan (LPLPP).

Di aspek SDM, melalui peningkatan pemberdayaan perempuan bidang politik, hukum, sosial budaya, dan ekonomi.

"Juga melalui peningkatan kompetensi SDM di pusat dan daerah dalam revitalisasi penyelenggaraan pengarusutamaan gender di tujuh proses pembangunan," kata Lenny N Rosalin. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Crysencio Summerville
Megapolitan
BMKG Prakirakan Jakarta Ber...

Gelombang Panas Eropa: Menara Eiffel Ditutup Sementara

51 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gelombang Panas Eropa: Mena...
Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.