BTN Bantu Pemerintah Wujudkan Rumah bagi Kalangan Bawah
📅 Senin, 08 Jan 2024, 11:09 WIB | Oleh: Tim RedaksiSalah satu yang menjadi masalah besar di Indonesia ialah backlog perumahan. Jumlah rumah tidak sesuai dengan pertumbuhan jumlah penduduk. Ini menjadi masalah yang harus segera diselesaikan oleh pemerintah agar semakin banyak penduduk yang memiliki tempat tinggal layak.
Hanya saja sambung Esther, masalahnya saat ini lebih dari 80 persen masyarakat Indonesia unbanked sehingga kalau mengajukan kredit perumahan, mereka akan ditolak. Hal itu karena mereka juga banyak bekerja di sektor informal.
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon Napitupulu beberapa waktu lalu juga memang sempat menyinggung terkait pekerja sektor informal ini. BTN terangnya memang secara khusus memperhatikan konsumen pekerja sektor informal ini.
Apalagi Bank BTN menargetkan dapat menyalurkan pembiayaan rumah subsidi baik KPR FLPP maupun KPR Tapera sekitar Rp 182.250 unit dengan nilai mencapai Rp 26,77 triliun. Target Bank BTN tersebut sekitar 80 persen dari total target pemerintah 2023 baik KPR FLPP maupun KPR Tapera yang sekitar 230.000 unit.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!