Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Sebut Sejumlah Rumah di Kabupaten Sukabumi Rusak Akibat Gempa M5,9

📅 Kamis, 04 Jan 2024, 01:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Sebut Sejumlah Rumah di Kabupaten Sukabumi Rusak Akibat Gempa M5,9 Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Satu rumah roboh di Kampung Bantarkalong, RT 02/01, Desa Hegarmanah, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat akibat dampak dari getaran gempa M5,9 yang berpusat di Kabupaten Bayah, Banten pada Rabu, (3/1/2024).

Sukabumi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat ada beberapa rumah di Kabupaten Sukabumi, Jabar yang rusak akibat terdampak bencana gempa M5,9 yang berpusat di Kabupaten, Bayah, Banten pada Rabu, (3/1).

"Ada 10 rumah yang rusak mulai dari kategori ringan sampai berat akibat terdampak gempa yang terjadi pada Rabu pagi sekitar pukul 07.53 WIB," kata Humas BPBD Kabupaten Sukabumi Sandra Fitria di Sukabumi, Rabu.

Adapun rincian kerusakan akibat gempa bumi dengan M5,9 di Kabupaten Sukabumi yakni satu rumah mengalami rusak sedang pada bagian atap di Kampung Parungseah Berong, RT 05/04, Desa Parungseah, Kecamatan Sukabumi.

Kemudian satu rumah Kampung Genteng, RT 06/06, Desa Lembursawah, Kecamatan Cicantayan rusak ringan pada bagian plafon. Satu rumah di Kampung Cikawung, RT 04/03, Desa Babakanpanjang, Kecamatan Nagrak mengalami rusak ringan pada bagian dinding.

Selanjutnya, tiga rumah di Kampung Pasireurih, RT04/03, Desa Cihamerang, Kecamatan Kabandungan mengalami rusak sedang. Satu rumah rusak berat pada bagian dapur di Kampung Ciaul, RT 05/02, Desa Mekarjaya, Kecamatan Kabandungan.

Satu rumah roboh di Kampung Bantarkalong, RT 02/01, Desa Hegarmanah, Kecamatan Warungkiara dan satu rumah ambruk di Kampung Tegalnyampai, RT 05/02, Desa Loji, Kecamatan Simpenan serta satu rumah rusak sedang di Kampung Tangkil, RT 10/8, Desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang.

Menurut Sandra, pihaknya hingga saat ini masih melakukan asesmen terkait bangunan atau fasilitas yang terdampak gempa. Tidak menutup kemungkinan jumlahnya bertambah.

Untuk warga yang mengungsi masih dalam pendataan, tetapi beberapa diantaranya mengungsi ke rumah sanak saudaranya. Selain itu, untuk kerugian masih dalam perhitungan. Pihaknya menghimbau kepada warga untuk tidak panik, namun tetap waspada antisipasi terjadinya gempa susulan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.