Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Harus Berhati-hati, KAI Bandung Sebut 820 Barang Penumpang Tertinggal di Kereta dan Stasiun

📅 Rabu, 03 Jan 2024, 05:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harus Berhati-hati, KAI Bandung Sebut 820 Barang Penumpang Tertinggal di Kereta dan Stasiun Doc: ANTARA/HO-Daop 2
Ket. Petugas memberikan barang tertinggal kepada penumpang.

Purwakarta - Harus berhati-hati, PT KAI Daerah Operasional 2 Bandung mencatat sebanyak 820 barang milik penumpang tertinggal di dalam kereta api atau di lingkungan stasiun sepanjang Januari hingga Desember 2023.

Manager Humas Daop 2 Bandung, Ayep Hanapi, dalam keterangannya yang diterima di Purwakarta, Jawa Barat, Selasa, mengatakan bahwa tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api berdampak terhadap tingginya jumlah barang tertinggal yang telah diamankan oleh petugas di wilayah Daop 2 Bandung.

Tercatat, sebanyak 820 barang tertinggal dengan estimasi nilai barang sebesar Rp947.355.000 yang berhasil diamankan petugas dan telah di masukkan pada database sistemlost andfoundselama periode Januari-Desember 2023.

Barang-barang tertinggal yang ditemukan di kereta atau di stasiun wilayah Daop 2 Bandung itu di antaranya jenis barang berharga seperti laptop, perhiasan, telepon seluler, tas, dan dompet. Bahkan petugas juga pernah menemukan paspor milik warga negara asing yang tertinggal.

"Dari jumlah barang yang tertinggal itu, seluruhnya sudah kembali ke pemiliknya masing-masing," kata Ayep.

Ia mengatakan, sebenarnya barang bawaan penumpang itu merupakan tanggung jawab masing-masing. Namun untuk memberikan layanan maksimal petugas KAI akan selalu berupaya membantu mengamankan barang tertinggal yang masih ada di atas kereta api atau stasiun.

Bagi para pelanggan yang merasa kehilangan atau tertinggal barang di dalam kereta api atau di lingkungan stasiun, dapat melaporkan kepada petugas antara lain kondektur yang sedang berdinas di atas kereta api, ataupun petugas pengamanan yang ada di stasiun atau dapat melalui Contact Center KAI 121.

Dalam hal penemuan barang di dalam kereta api ataupun di lingkungan stasiun, KAI akan langsung memberikan pengumuman atas penemuan barang tersebut melalui pengeras suara.

"Jika tidak ada pihak yang mengambil maka barang akan disimpan di pos pengamanan stasiun dan akan dimasukkan pada pendataan sistemlost andfoundyang dimiliki oleh KAI," katanya.

Ayep mengimbau kepada para pelanggan kereta api untuk selalu menjaga dan memperhatikan barang bawaan ketika melakukan perjalanan, baik di lingkungan stasiun maupun selama dalam perjalanan KA.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.