Pertamina Sesuaikan Harga BBM
📅 Selasa, 02 Jan 2024, 09:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ISTIMEWA
BANJARBARU - PT Pertamina Patra Niaga Kalimantan mengevaluasi dan menyesuaikan harga jual BBM non subsidi atau jenis bahan bakar umum (JBU) secara berkala pada awal 2024.
"Penyesuaian tersebut mengikuti tren fluktuasi harga rata-rata publikasi minyak dunia, yakni harga publikasi Mean of Platts Singapore (MOPS)/Argus serta nilai tukar mata uang Rupiah," ujar Area Manager Communication, Relations & CSR Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Arya Yusa Dwicandra saat dikonfirmasi di Banjarbaru, Senin (1/1).
Menurut dia, perubahan berkala menyesuaikan fluktuasi harga pada periode tanggal 25 hingga 24 pada bulan sebelumnya.
Perubahan tersebut, ungkap dia, harga sesuai tren fluktuasi hal wajar dan boleh dilakukan oleh seluruh badan usaha sesuai regulasi yang berlaku.
"Penyesuaian harga wajar mengikuti fluktuasi harga minyak dunia," ungkapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Saat ini, sebut dia, tren harga BBM tersebut sedang menurun, maka harga jual produk BBM non subsidi Pertamina berupa Pertamax Series dan Dex Series kembali turun per 1 Januari 2024.
"Setelah sebelumnya pada Desember lalu juga mengalami penyesuaian turun harga," terangnya.
Untuk harga Pertamax, jelas dia, disesuaikan turun harga menjadi 13.500 rupiah per liter dari 13.950 rupiah, Pertamax Turbo menjadi 14.750 rupiah dari 15.700 rupiah per liter, Dexlite menjadi 14.900 rupiah dari 15.900 rupiah per liter dan Pertamina Dex menjadi 15.450 rupiah dari 16.550 rupiah per liter.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Harga ini berlaku untuk seluruh provinsi di Kalimantan dengan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 7,5 persen," tandasnya.
Penetapan harga baru tersebut, sambung dia, sudah sesuai dengan formula penetapan harga sesuai Kepmen ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022, tentang formulasi harga JBU atau BBM non subsidi.
"Jadi, evaluasi harga sudah mengacu pada tren fluktuasi harga minyak dunia MOPS atau Argus dan perhitungannya sudah mengikuti formulasi harga dalam Kepmen ESDM," tambahnya.
Perubahan Berkala
Di kesempatn lain, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus mengungkapkan bahwa turunnya harga jual bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi atau jenis bahan bakar umum (JBU) yang ditetapkan bisa menjadi motivasi bagi masyarakat untuk memanfaatkan BBM ini dalam kebutuhan sehari-harinya.
"Di awal tahun baru ini kami harapkan dengan turunnya harga BBM ini memotivasi masyarakat mencapai resolusinya menerapkan gaya hidup berkualitas tentunya dengan mengkonsumsi BBM yang lebih berkualitas," kata Area Manager Communication Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi dalam rilis yang diterima, Senin.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!