Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ganjar Siap Anggarkan Rp4 Triliun Insentif Guru Agama se-Indonesia

📅 Selasa, 02 Jan 2024, 01:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ganjar Siap Anggarkan Rp4 Triliun Insentif Guru Agama se-Indonesia Doc: ANTARA/M Risyal Hidayat
Ket. Sejahterakan guru agama dan guru ngaji -- Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo tiba untuk bersilaturahim ke Pondok Pesantren An-Nawawi di Berjan, Gebang, Purworejo, Jawa Tengah, Minggu (31/12). Dalam kesempatan tersebut Ganjar Pranowo berjanji jika terpilih dalam Pilpres 2024 akan menyisihkan anggaran sebesar 4 triliun rupiah dari APBN untuk menyejahterakan guru-guru agama dan guru ngaji untuk membentuk sumber daya manusia yang berdaya saing unggul.

SEMARANG - Pasangan calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD menyatakan siap menganggarkan 4 triliun rupiah untuk pemberian insentif guru mengaji maupun guru keagamaan non-formal di seluruh Indonesia jika memenangi Pilres 2024.

Hal tersebut disampaikan Ganjar Pranowo saat bersilaturahim di Pondok Pesantren An Nawawi Berjan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, kemarin. "Kami sudah melaunching waktu Pak Mahfud di Sabang itu, untuk guru agama dan guru ngaji dapat insentif. Kalau kemarin istilahnya guru ngaji dapat gaji," katanya.

Ganjar mengaku tidak kesulitan untuk menjalankan program tersebut karena dirinya telah menginisiasi program serupa saat menjabat Gubernur Jawa Tengah. "Waktu itu saya bersama Gus Yasin (Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen, praktik ini pernah kita lakukan di Jawa Tengah," ujarnya.

Bukan hanya sekadar janji politik, Ganjar bahkan sudah menghitung kebutuhan anggaran yang akan digunakan untuk program insentif guru mengaji dan guru agama yakni sekitar 4 triliun rupiah. "Kami hitung sekitar 4 triliun rupiah kalau pakai pola Jawa Tengah. Mudah-mudahan ini bisa berjalan," katanya.

Menurut dia, pemberian insentif kepada guru gaji dan guru agama lainnya itu penting karena di balik kegigihan mereka mengajar ada tanggung jawab membekali ilmu agama dan budi pekerti bagi generasi muda.

"Karena selain mereka mengajar agama, saya titip diajarkan budi pekerti. Kalau ilmu agama bagus dan budi pekerti bagus, kan hubungan sosialnya menjadi bagus sehingga anak-anak ini ketika bertemu dengan yang beda agama, golongan, dan suku, mereka merasa semua saudara," ujarnya.

Program yang diusung pasangan capres Ganjar-Mahfud itu mendapat apresiasi dari ulama dan pengasuh pondok pesantren, salah satunya adalah Kiai Haji Yasin Nawawi, pengasuh Pondok Pesantren An Nur Bantul, Yogyakarta.

Menurutnya, Ganjar Pranowo satu-satunya capres yang peduli terhadap pendidikan, terutama pondok pesantren dan dibuktikan dengan adanya program insentif guru mengaji dan guru agama lainnya.

Program insentif guru mengaji dan guru agama itu, lanjut dia, bukan spontan kali ini melainkan telah dipraktikkan saat memimpin Jateng.

Atasi Persoalan

Dalam kesempatan berbeda, Ganjar Pranowo juga mendengarkan keluhan masyarakat terkait dengan kenaikan harga beras dari harga biasanya yang telah bertahan selama 3 bulan terakhir ini. "Nah, itulah yang kemudian kami mencoba mendengarkan apa problem yang ada di tengah masyarakat. Maka, dengan kondisi seperti ini, hari ini, bazar mudah-mudahan bisa membantu masyarakat," kata Ganjar menghadiri bazar minyak murah di GOR Satria, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (1/1).

Ganjar lantas mendoakan masyarakat yang menghadiri bazar minyak murah selalu sehat. "Mudah-mudahan Bapak dan Ibu diberikan kesehatan. Pada tanggal 1 Januari 2024 mudah-mudahan menjadi awal dari kebangkitan buat kita semua dan Bapak/Ibu diberikan kesehatan, rezekinya lancar, utangnya lunas," kata Ganjar di GOR Satria, Kota Semarang, Senin.

Ganjar juga menjanjikan harga daging murah bila terpilih pada Pilpres 2024 saat bertemu dengan Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso (Apmiso) di Kota Semarang, Jawa Tengah. "Insyaallah, kalau amanat dari rakyat jatuh kepada Ganjar-Mahfud, akan kami kerjakan itu," kata Ganjar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

22 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Daerah
Peringatan Hari Keamanan Pa...
Ekonomi
Program SPHP Kedelai Dukung...
Nasional
Pemerintah Perkuat SDM Mela...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.