Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PBB Akhiri 10 Tahun Misi Pasukan Penjaga Perdamaian di Mali

📅 Senin, 01 Jan 2024, 09:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
PBB Akhiri 10 Tahun Misi Pasukan Penjaga Perdamaian di Mali Doc: VOA/AFP
Ket. Polisi Misi Stabilisasi PBB di Mali (MINUSMA) berpatroli berjaga di depan Masjid Agung di Timbuktu, Mali pada 8 Desember 2021.

BAMAKO - Misi PBB di Mali mengakhiri satu dekade penempatannya di negara yang dilanda krisis tersebut pada Minggu (31/12), memenuhi tenggat waktu yang disepakati yakni 31 Desember. Para pemimpin militer Mali sebelumnya memerintahkan PBB untuk pergi.

Misi stabilisasi PBB (MINUSMA) telah dibentuk sejak 2013. Penarikan pasukan tersebut memicu kekhawatiran bahwa pertempuran akan meningkat antara tentara dan faksi-faksi bersenjata.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan Minggu, MINUSMA telah menyelesaikan penarikan yang disepakati pada 31 Desember 2023.

Sekjen PBB memuji "peran kunci" misi tersebut dalam melindungi warga sipil dan mendukung proses perdamaian di Mali, yang berada dalam cengkeraman kekerasan jihadis dan krisis lainnya.

Ia juga mengakui upaya MINUSMA dalam "memastikan penghormatan terhadap gencatan senjata dalam konteks perjanjian perdamaian dan rekonsiliasi tahun 2015" antara Bamako dan kelompok pemberontak utara, serta upayanya dalam memulihkan otoritas negara.

Junta militer di Mali, yang mengambil alih kekuasaan pada 2020, pada Juni lalu menuntut pembubaran misi PBB tersebut, yang selama dekade terakhir telah mempertahankan sekitar 15.000 tentara dan polisi di negara tersebut.

Ratusan anggota MINUSMA terbunuh dalam situasi yang tidak bersahabat, sebagian besar disebabkan oleh kelompok bersenjata yang terkait dengan Al-Qaeda atau kelompok ISIS.

Guterres memberikan penghormatan kepada "311 personel MINUSMA yang kehilangan nyawa dan lebih dari 700 orang terluka demi perdamaian".

Sebuah "fase likuidasi" akan dimulai mulai 1 Januari, yang melibatkan kegiatan seperti penyerahan peralatan kepada pihak berwenang dengan tim yang lebih kecil di lokasi di Gao dan Bamako.

Kekerasan telah melanda negara rapuh dan miskin ini, yang meluas ke negara tetangga, Burkina Faso dan Niger, serta mengobarkan konflik etnis.

Ribuan warga sipil dan pejuang tewas dan jutaan orang mengungsi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...
Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.