Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Keluarkan Aturan Batasi Pengeluaran untuk Video Game

📅 Sabtu, 23 Des 2023, 11:05 WIB | Oleh: Tim Penulis

Namun peraturan baru tersebut mencakup proposal yang diperkirakan akan diterima oleh industri, yang mengharuskan regulator untuk memproses persetujuan permainan dalam waktu 60 hari.

Sementara itu, regulator Tiongkok pada hari yang sama mengumumkan lisensi untuk 40 game impor baru untuk dirilis di dalam negeri, yang dipandang sebagai sinyal kesediaan Beijing untuk mengizinkan lebih banyak game di negara tersebut, meskipun ada rancangan aturan mengenai belanja game.

Aturan baru ini juga mencerminkan kekhawatiran Beijing terhadap data pengguna, yang mengharuskan penerbit game menyimpan server mereka di Tiongkok.

Pemerintah sedang meminta komentar publik mengenai peraturan tersebut hingga 22 Januari 2024.

Akibat tindakan keras Beijing terhadap game pada tahun 2021, tahun 2022 adalah tahun tersulit dalam sejarah industri game Tiongkok karena total pendapatan menyusut untuk pertama kalinya.

Pasar video game Tiongkok kembali tumbuh tahun ini karena pendapatan domestik meningkat 13 persen menjadi 303 miliar yuan (US$42,6 miliar), menurut asosiasi Industri CGIGC.

Rancangan peraturan yang keras juga membayangi saham-saham game secara global. Saham game Amerika Roblox, Electronic Arts dan Unity Software tergelincir antara 1,7 persen dan 3,1 persen pada hari Jumat, sementara di Eropa, pengembang video game Perancis Ubisoft turun lebih dari 3 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...
Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.