Konsumsi Rumah Tangga Masih Jadi Tumpuan
📅 Sabtu, 23 Des 2023, 09:33 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: ISTIMEWA
JAKARTA - Pemerintah harus menggenjot pertumbuhan ekonomi rumah tangga apabila ingin mengejar pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen pada 2024. Kebiasaan melambatnya belanja pemerintah juga harus segera diakhiri untuk memacu konsumsi.
Ekonom Celios, Nailul Huda mengatakan, kalau mau menarik pertumbuhan ekonomi ke angka 5,2 persen pada 2024, pertumbuhan konsumsi rumah tangga harus berada di atas 5,2 persen. Bahkan bisa jadi jika komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) melambat di bawah 5,2 persen, konsumsi rumah tangga berada di angka 5,4-5,5 persen.
Masalahnya, kata Huda, pada triwulan III-2023, konsumsi rumah tangga melambat dibandingkan triwulan sebelumnya. Momentum tahunan yang bisa mendongkrak konsumsi terjadi pada triwulan II karena bertepatan dengan Ramadhan dan Lebaran. Selebihnya, pertumbuhan konsumsi melambat.
"Pekerjaan rumah (PR) pemerintah adalah menaikkan konsumsi rumah tangga di triwulan IV. Sehingga ada momentum tambahan untuk menaikkan konsumsi rumah tangga," tegas Huda kepada Koran Jakarta, Jumat (22/12).
Huda mengatakan, pertumbuhan ekonomi tahun depan bisa berkaca dari triwulan IV-2023. "Historical based prediction. Saya rasa pada triwulan IV ini konsumsi rumah tangga bisa lebih lambat dari triwulan III. Tahun kemarin pun sama, konsumsi RT pada Q4 lebih lambat dibandingkan Q3," ucapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tetap Waspada
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2024 masih bisa di atas 5 persen. Namun, Menkeu menggarisbawahi optimisme tersebut tetap diimbangi dengan sikap kewaspadaan.
Menkeu mengatakan momen syok akibat gejolak suku bunga telah terlewati, sehingga memberikan optimisme terhadap kinerja perekonomian pada 2024.
Sebaiknya Anda baca juga:
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!