Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ulama dan Kiai Keluarga Besar Pecinta Walisongo Deklarasikan Dukung Ganjar-Mahfud MD

📅 Jumat, 22 Des 2023, 13:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ulama dan Kiai Keluarga Besar Pecinta Walisongo Deklarasikan Dukung Ganjar-Mahfud MD Doc: antarafoto
Ket. Ulama dan Kiai Keluarga Besar Pecinta Walisongo.

JAKARTA - Keluarga Besar Pecinta Walisongo mendeklarasikan dukungan kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD pada Pilpres 2024.

"Kami, Keluarga Besar Pecinta Walisongo, datang kepada Pak Ganjar untuk menitipkan beberapa pesan untuk dilaksanakan ketika nanti Pak Ganjar terpilih sebagai presiden. Alhamdulillah, beliau merespons untuk melaksanakan pesan-pesan dari para kesepuluhan Pecinta Walisongo," kata Pimpinan Pesantren Roudlatul Fatihah Plered, Bantul, Yogyakarta, K. H. Muhammad Fuad Riyadi, dalam keterangan tertulis dari TPN Ganjar-Mahfud yang diterima di Jakarta, Jumat (22/12).

Deklarasi tersebut berlangsung di Kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, pada Kamis (21/12) malam.

Gus Fuad mengatakan dirinya tidak pernah datang ke politikus untuk memberikan dukungan. Namun, kali ini dia khusus mendatangi Ganjar karena mendapatkan mandat dari para sesepuh.

Mereka adalah Bu Nyai Nur Hannah Watucongol dan juga Abuya Muhtadi, di mana keduanya merupakan Kiai Khowasul Khowas dalam tradisi pesantren di Indonesia.

Tiga pesan yang disampaikan kepada Ganjar ialah pertama, tetap menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berlangsung untuk selama-lamanya. Kedua, menjaga harkat dan martabat bangsa Indonesia untuk senantiasa menjadi tuan di negeri sendiri.

Ketiga, ajaran Walisongo, yaitu Wasitia Wali Songo, dalam paham agama Islam di Indonesia untuk tetap dijaga.

"Selanjutnya adalah menjaga sejarah bangsa Indonesia agar tidak mengalami pembelokan dari upaya-upaya yang dilakukan beberapa pihak, terutama tentang sejarah masuknya agama Islam di Indonesia atas peran dan usaha Walisongo," lanjut Gus Fuad.

Dia menjelaskan keislaman Indonesia kini beriringan dengan tradisi dan budaya masyarakat Indonesia yang saat ini terdapat 700 suku dan 1400 bahasa.

"Jadi, bukan hanya di Indonesia, tetapi juga bagaimana Pak Ganjar nanti, ketika sudah jadi Presiden, bisa mengangkat harkat dan martabat bisa sejajar, bahkan bisa lebih masyarakat dunia lainnya," jelasnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Ganjar Pranowo menanggapi dengan serius dan berjanji akan mengimplementasikan harapan para ulama yang tergabung dalam Keluarga Besar Pencinta Walisongo.

"Saya setuju soal menjaga NKRI, persatuan dan kesatuan bangsa. Saya juga senang dikunjungi para kiai dan mendapat banyak masukan untuk membangun bangsa Indonesia," ujar Ganjar.

Ada sekitar 24 kiai yang bersilaturahim dengan Ganjar. Mereka adalah K. H. Syarief Rahmat (Pondok Pesantren Ummul Quro Padasuka Banten), K. H. Nur Hasan (Ponpes Sidogiri Pasuruan), K. H. Hamid (Ponpes Sidogiri Pasuruan), K. H. Imaduddin Ustman (Ponpes Nahdlatul Ulum Cempaka Banten), K. H. Muhammad Abbas (Ponpes Buntet Cirebon), K. H. Gus Fuad (Ponpes Raudhatul Fatihah Plered Yogya), Tb Moggi Nurfadhil (Rabithah Babad Kesultanan Banten), dan KRT Faqih Wirahadiningrat (Tumenggung Kasunanan Pakubuwono Surakarta).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.