Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat Atasi Banjir, Pemkot Jaksel Rampungkan Rumah Pompa dan Waduk

📅 Jumat, 22 Des 2023, 00:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat Atasi Banjir, Pemkot Jaksel Rampungkan Rumah Pompa dan Waduk Doc: ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Selatan
Ket. Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Munjirin meninjau pembangunan waduk Jagakarsa di Jakarta, Kamis (21/12/2023).

Jakarta - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) merampungkan pembangunan pompa rumah dan Waduk Jagakarsa di Jakarta Selatan dalam upaya mengatasi banjir di DKI Jakarta.

"Saya bersama Kasudin SDA hari ini melihat pekerjaan tahun 2023 yang sudah diselesaikan, untuk mengatasi banjir di Jakarta," kata Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Munjirin di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan Waduk Jagakarsa dengan luas 3,1 hektar, pembuangan air di waduk langsung menuju ke Kali Pulo tersebut masuk rencana induk sistem pengendalian banjir (flood control) Jakarta dari hulu hingga hilir.

"Waduk ini dapat menampung debit air hingga 2.500 meter kubik, dan pembuangan airnya langsung mengalir menuju ke Kali Pulo," ucap Munjirin.

Selain itu, Munjirin menambahkan Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan sudah membangun sepanjang 1.600 meter saluran air, yang langsung terhubung ke Kali Ciliwung.

"Pembangunan Rumah Pompa di Asem Baris, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet juga telah rampung," tambahnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan, pengendalian banjir di Ibu Kota harus terintegrasi dari hulu ke hilir agar hasilnya dapat maksimal.

"Untuk Jakarta, kita tahu hulunya di Bogor, Depok, lalu hilirnya di Jakarta," kata Ketua Subkelompok Perencanaan Pengendalian Banjir dan Drainase Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta Maman Supratman.

Maman berharap upaya-upaya pengendalian banjir dari hulu ke hilir dapat terus dioptimalkan.

"Jadi, di hulu bisa menambah ruang-ruang tampungan air di pinggir sungai, menjaga resapan-resapannya. Itu harapan kita," kata Maman.

Menurut Maman, menambah ruang-ruang tampungan air di pinggir sungai penting dilakukan di hulu sehingga air yang masuk ke Jakarta melalui sungai tidak terlalu tinggi.

Apalagi, katanya, Jakarta dilalui oleh 13 sungai yang bermuara ke Teluk Jakarta.

Selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat berpartisipasi dengan tidak membuang sampah sembarangan karena sampah akan menghambat aliran air baik di saluran drainase maupun sungai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

49 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

55 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.