Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

WHO Klasifikasikan Virus Korona JN.1 Tak Timbulkan Banyak Ancaman

📅 Kamis, 21 Des 2023, 00:00 WIB | Oleh:
WHO Klasifikasikan Virus Korona JN.1 Tak Timbulkan Banyak Ancaman Doc: AFP/Fabrice COFFRINI
Ket. Logo WHO di kantor pusatnya di Jenewa, Swiss.

JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia atauWorld Health Organization (WHO), pada Selasa (19/12), mengklasifikasikan jenis virus korona, JN.1 sebagai "varian yang menarik". Virus tersebut tidak menimbulkan banyak ancaman terhadap kesehatan masyarakat.

"Berdasarkan bukti yang ada, tambahan risiko kesehatan masyarakat global yang ditimbulkan oleh JN.1 saat ini dinilai rendah," ujarnya.

Dikutip dari The Straits Times, JN.1 sebelumnya diklasifikasikan sebagai varian minat sebagai bagian dari garis keturunan induknya BA.2.86.

Badan PBB tersebut mengatakan vaksin yang ada saat ini terus memberikan perlindungan terhadap penyakit parah dan kematian akibat JN.1 dan varian virus Covid-19 lain yang beredar.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit atauCenters for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, awal bulan ini mengatakan subvarian JN.1 diperkirakan terkait dengan 15 persen hingga 29 persen kasus Covid-19di negara itu.

"Saat ini tidak ada bukti bahwa JN.1 menimbulkan peningkatan risiko terhadap kesehatan masyarakat dibandingkan varian lain yang beredar saat ini dan suntikan yang diperbarui dapat membuat orang Amerika terlindungi dari varian tersebut," kata CDC, yang pertama kali mendeteksi JN.1 di AS pada bulan September.

Adapun Tiongkok pada pekan lalu telah mendeteksi tujuh infeksi subvarian Covid-19.

Atasi Lonjakan

Sementara itu, pengajar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) yang juga epidemilog Universitas Indonesia (UI), Tri Yunis Miko Wahyono, memberikan tips untuk mengatasi lonjakan kasus Covid-19 pada saat libur akhir tahun.

"Pencegahan jauh lebih baik daripada mengobati, dan perlu dilakukan sebelum wabah besar kembali terjadi," kata Miko.

Menurut dia, protokol kesehatan adalah kunci dalam pencegahan Covid-19. Dengan melakukan protokol kesehatan yang tidak setengah-setengah, artinya dilaksanakan oleh seluruh masyarakat, maka upaya pencegahan Covid-19 dapat berjalan dengan efektif. Walaupun tidak 100 persen, tetapi protokol kesehatan tersebut dapat menghindari peningkatan kasus Covid-19 dengan baik.

"Demi mengurangi kemungkinan penularan kasus, menjaga jarak dan menggunakan masker merupakan suatu keharusan, baik di tempat pariwisata, penginapan, restoran, atau tempat umum lainnya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Luar Negeri
Kemlu RI Pantau Keamanan WN...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.