Temuan Simbol di Gua Madagaskar Tegaskan Hubungan Kuno dengan Kalimantan
📅 Kamis, 21 Des 2023, 06:10 WIB | Oleh: Haryo BronoHuruf M yang tergambar ada di mana-mana dan misterius memerlukan penjelasan. Setelah mencari banyak abjad yang relevan, timnya menyarankan bahwa ini adalah pasangan yang cocok hanya untuk satu huruf, huruf hawt dalam alfabet Amharik Etiopia kuno, dilafalkan ha.
Namun yang mengejutkan, tim juga menemukan simbol ini pada seni gua di Kalimantan yang diperkirakan berusia sekitar 2.000 tahun, dan tidak ditemukan pada seni gua atau dinding cadas lain di kawasan Indo-Pasifik. Dalam beberapa bahasa Austronesia (rumpun bahasa beragam yang terbentang dari Madagaskar di barat hingga Hawaii dan Rapa Nui di Pasifik), kata ha adalah istilah untuk "nafas kehidupan".
Semua kemungkinan hubungan ini mengingatkan bahwa masyarakat, bahasa, dan budaya Madagaskar bersifat sinkretis atau percampuran elemen-elemen, dengan memadukan pengaruh Afrika dan Asia. Hal inilah yang menghasilkan masyarakat Madagaskar yang unik.ç
Dari karya seni itu tidak ada simbolisme Kristen, Muslim atau Hindu yang digambarkan. Tidak ada juga motif yang relatif modern seperti alfabet Latin, mobil, pesawat terbang atau bendera. Bahkan zebu (sapi) yang ada di mana-mana di Madagaskar,dan menjadi simbol budaya terpenting selama seribu tahun terakhir atau lebih.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sulit untuk mengetahui secara pasti kapan seni gambar-gambar ini dibuat. Penanggalan langsung gambar di gua ini sangat sulit dilakukan dan hal ini terbukti karena pigmen hitam terbuat dari mineral anorganik gelap dengan hanya sedikit komponen arang yang dapat kita gunakan untuk penanggalan radiokarbon.
"Kehadiran hewan-hewan yang punah dan kurangnya motif modern serta alfabet yang digunakan di Madagaskar modern, sangat bertentangan dengan gagasan tentang asal usul seni ini," jelas Burney.
Ia dan timnya menduga karya seni tersebut berusia sekitar 2.000 tahun berasal dari zaman Cleopatra atau sebelumnya, berdasarkan motif keagamaan. Jika benar maka hal ini luar biasa dan berguna untuk diketahui karena dapat memberikan bukti siapa yang menjajah Madagaskar dan kapan. hay/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!