Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Faskes Siaga Antisipasi Kenaikan Covid-19 Usai Libur Akhir Tahun

📅 Kamis, 21 Des 2023, 01:30 WIB | Oleh:
Faskes Siaga Antisipasi Kenaikan Covid-19 Usai Libur Akhir Tahun Doc: Koran Jakarta/Muhamad Ma’rup/Tangkapan Layar
Ket. Direktur Pelayanan Kesehatan Primer, Kementerian Kesehatan, Obrin Parulian, dalam Kemencast #57, Rabu (20/12).

JAKARTA - Direktur Pelayanan Kesehatan Primer, Kementerian Kesehatan, Obrin Parulian, memastikan, seluruh fasilitas kesehatan tetap siaga mengantisipasi potensi kenaikan kasus Covid-19 pasca libur natal dan tahun baru (Nataru) tahun 2023. Fasilitas kesehatan tersebut mencakup kantor kesehatan pelabuhan hingga pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas).

"Jadi semua sumber daya digerakkan semua. Ini siaga semua, tidak ada yang tidur. Ketika ada pergerakan kasus pasti semua sudah siap juga bergerak," ujar Obrin, dalam Kemencast #57, Rabu (20/12).

Dia menuturkan, kantor kesehatan pelabuhan disiapkan untuk memantau seluruh pelaku perjalanan luar negeri agar tidak membawa varian-varian baru. Pihaknya juga sudah menyiapkan seluruh puskesmas dan rumah sakit untuk meningkatkan kapasitasnya seandainya ada peningkatan kasus.

Obrin menambahkan, penyiagaan juga mencakup proses pemeriksaan. Pihaknya sudah memiliki laboratorium kesehatan masyarakat yang tersebar di semua tempat baik untuk PCR maupun whole genom sequencing.

"Kita optimistis kondisi sekarang kita sudah cukup terkendali. Masyarakat kita harapkan meningkatkan pola hidup sehat dan bersih (PHBS) serta protokol kesehatan," tambahnya.

Dia mengakui, terjadi peningkatan kasus Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir. Meski begitu, dampak pada pasien masih dalam skala ringan sebab sebagian masyarakat sudah mendapat vaksin.

"Kita harus lihat juga dari sisi bahwa masyarakat kita sebagian besar sudah divaksin. Peningkatan kasus ini juga berdasarkan data yang ada bukan kasus-kasus yang parah. Masih dalam skala ringan," jelasnya.

Pos Kesehatan

Obrin membeberkan, dalam momen Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 diperkirakan ada pergerakan masyarakat mencapai 107.630.000 orang atau hampir meningkat 1,5 kali lipat dari tahun 2022. Kondisi tersebut berisiko menimbulkan permasalahan kesehatan.

Dia menyebut pemerintah siap mengantisipasi terjadinya permasalahan kesehatan dengan menyiagakan 2.000 pos kesehatan. Pos kesehatan tersedia di seluruh kota/kabupaten dan provinsi, tapi dengan skala yang berbeda di tiap-tiap wilayah.

"Ukuran dan kapasitas menyesuaikan dengan keadaan setempat. Ada daerah pergerakannya cukup masif, tentu pos-posnya lebih besar dan kapasitas lebih baik," ucapnya.

Obrin menekankan, pos kesehatan tersebut bisa mengakses secara gratis. Hal tersebut berlaku baik untuk peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan maupun non BPJS Kesehatan.

"Untuk arus mudik dan balik nataru ini di posko-posko pelayanan itu tidak dipungut biaya alias gratis," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.