Ganjar Pranowo Akan 'Sat Set' Selesaikan Masalah 'Wong Cilik'
📅 Selasa, 19 Des 2023, 01:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: antara/M Risyal Hidayat
WONOSOBO - Calon presiden (Capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo segera membantu menyelesaikan permasalahan masyarakat di daerah saat berkampanye di Pasar Induk Wonosobo, Jawa Tengah (Jateng), Senin (18/12).
Ganjar kembali bertatap muka dan mendengar langsung permasalahan yang dihadapi warga di Pasar Induk Wonosobo. Ganjar mendengarkan curahan hati (curhat) para pedagang dan pengunjung pasar.
"Tadi ada ibu-ibu curhat, Pak, bangunan pasar banyak yang bocor. Saya langsung komunikasi teman-teman DPRD. Alhamdulillah, direspons, langsung berkoordinasi dengan pengelola pasar, biar lebih cepat," kata Ganjar.
Dalam komunikasinya dengan DPRD setempat, mantan gubernur Jawa Tengah dua periode itu meminta agar bangunan pasar segera direnovasi.
Ganjar menegaskan dirinya memang telah terbiasa sat set. Apabila dia bertemu dengan masyarakat kemudian ada sesuatu yang bisa dikerjakan, maka Ganjar berusaha menyelesaikan masalah tersebut saat itu juga.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, itulah makna dari sat set. Dalam ungkapan Bahasa Jawa, sat set berarti segera dan tidak menunda-nunda.
Dalam perbincangannya dengan masyarakat di pasar tersebut, hal pertama yang dikeluhkan adalah soal kenaikan harga bahan-bahan pokok, seperti bawang merah dan bawang putih. "Keluhannya masih tentang kenaikan harga bahan pokok. Bawang merah sama bawang putih lagi naik harganya," kata Ganjar.
Ganjar pun menegaskan akan sat set dalam menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi masyarakat, khususnya wong cilik; salah satunya ialah terkait kenaikan harga bahan-bahan pokok. "Mudah-mudahan harga bahan pokok segera bisa terkendali. Kemungkinan karena menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru, tetapi saya lihat pasokan daging dan ayam, relatif aman. Khusus harga ayam malah turun," ujar Ganjar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam kunjungannya ke Pasar Induk Wonosobo itu, Ganjar juga menyempatkan diri mampir ke sebuah kios makanan dan pakaian. Di toko makanan, Ganjar membeli tempe dan teh tambi.
Sebelumnya, Ganjar bermalam di salah satu rumah warga di Desa Bojasari, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo.
Ganjar keluar dari rumah warga tersebut sekitar pukul 07.30 WIB. Ganjar yang mengenakan kaos berwarna putih itu menyapa dan menyalami beberapa warga setempat.
Ganjar mengungkapkan dirinya mendapat banyak cerita masyarakat setempat hingga disuguhi makanan khas daerah Wonosobo, yaitu tempe kemul.
Perlindungan Hukum
Sementara itu, calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3 Mahfud Md berjanji untuk memperjuangkan Undang-Undang Masyarakat Hukum Adat demi memberikan perlindungan hukum terhadap hak ulayat dan adat di seluruh Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!