Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Investor AS Tertarik Berinvetasi di Bengkulu Terkait Sampah

📅 Jumat, 15 Des 2023, 16:15 WIB | Oleh:
Investor AS Tertarik Berinvetasi di Bengkulu Terkait Sampah Doc: ANTARA/Anggi Mayasari
Ket. Kondisi TPA Air Sebakul Kota Bengkulu.

KOTA BENGKULU - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu menyebutkan bahwa terdapat investor asal Amerika yang tertarik berinvestasi terkait pengelolaan sampah di wilayah tersebut.Sebab, menurut mereka, Kota Bengkulu memiliki potensi terkait pengelolaan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Air Sebakul."Sudah dikonfirmasi oleh pihak delegasi, mereka datang pertengahan Desember ini, untuk melihat potensi-potensi apa saja yang bisa dikembangkan di Kota Bengkulu," kata Kepala DLH Kota Bengkulu Riduan di Bengkulu, Kamis.Ia menerangkan, jika saat ini Kota Bengkulu menghasilkan 350-400 ton sampah per harinya dan beberapa tahun ke depan TPA Air Sebakul akan penuh.Sementara itu, pihaknya mengusulkan anggaran sebesar Rp5 miliar pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) pada 2024 untuk pengadaan empat hektare lahan guna perluasan TPA Air Sebakul yang saat ini mulai memenuhi kapasitas.Selain itu, usulan anggaran tersebut juga untuk memancing masuknya investasi sebesar Rp63 miliar ke Kota Bengkulu di bidang pengelolaan persampahan dari program Waste Management Project (WWP) milik perusahaan Non Governmental Organization (NGO) Swiss Green Projects (SGP)."Kita akan mengusulkan Rp5 miliar untuk minimal empat hektare untuk dibangun pabrik pengelolaan WWP," ujarnya.Selain itu, DLH Kota Bengkulu telah menyurati NGO SGP terkait ketertarikan Pemerintah untuk mengadopsi sistem pengelolaan sampah tersebut di Kota Bengkulu.Kemudian, untuk persyaratan yang harus di penuhi oleh pemerintah yaitu ketersediaan lahan minimal empat hektare untuk mendukung berdirinya beberapa mesin-mesin pengelolaan sampah yang didatangkan dari Swiss.Lanjut Riduan, mesin tersebut nantinya dapat mengubah sampah menjadi bio solar, pertalite dan juga listrik dengan harga mesin diperkirakan Rp63 miliar."Sementara ini, Pemkot Bengkulu komitmen penyediaan lahan untuk pabriknya sedang diajukan pada APBD 2024 dan harapannya disetujui," ujar dia.Untuk sistem kerja sama yang akan diterapkan dalam program WWP, saat ini hanya baru diketahui kerangkanya dan NGO SGP akan bekerjasama dengan dua elemen di Kota Bengkulu yaitu Pemkot Bengkulu sebagai penyedia lahan dan juga bekerja sama dengan para pemulung TPA Air Sebakul sebagai pekerja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

24 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

24 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

24 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

34 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.