Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekolah Ini Membuka Jalan Bagi Anak Down Syndrome dan Autisme

📅 Kamis, 14 Des 2023, 06:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sekolah Ini Membuka Jalan Bagi Anak Down Syndrome dan Autisme Doc: ANTARA/Rivan Awal Lingga
Ket. Seorang guru mengajar murid down syndrome di Sekolah Insan Anugrah, Depok, Jawa Barat.

Jakarta - Gemuruh kebahagiaan anak-anak dengan down syndrome menjadi simfoni yang merdu, membingkai Jumat pagi itu dalam keindahan luar biasa di Sekolah Insan Anugrahyang berada di kawasan Limo, Depok, Jawa Barat.

Seakan-akan langit pun turut bersorak dalam kehangatan bersamamereka dan menjadi peluk erat bagi setiap langkah kecil keajaiban yang terukir di setiap sudut sekolah.

Suara-suara riang itu seperti puisi yang tak terungkapkan, menjadi catatan keindahan yang mengukir senyum di bawah sinar matahari yang bersahabat.

Dalam arena pendidikan yang penuh warna, tiga sosok pendidik menjelma menjadi pelaut pemberani yang seolah tengah menyusuri lautan keterbatasan dengan penuh kesabaran.

Dengan kasih dan bijaksana, para pencerah hati itu menjadi tiang yang kokoh untuk membimbing anak-anak dengan down syndrome dan autisme melalui kisah pembelajaran yang tak ternilai.

Pada 4 Januari 2010, Sekolah Insan Anugerah berdiri dan lahir dari dedikasi Junika, seorang ibu yang memulai misi pendidikan khusus untuk anak down syndrome.Irfan, sang anak yang mendekap down syndrome, menjadi sumber ilham bagi lahirnya misi pendidikan tersebut.

Sebelum sekolah tersebut berdiri, Irfan pernah mengikuti pendidikan di sekolah khusus tingkat taman kanak-kanak (TK). Seiring berjalannya waktu Junika merasa bahwa tingkat pendidikan TK sudah tidak mencukupi bagi perkembangan Irfan. Keinginan untuk melanjutkan pendidikan Irfan ke tingkat SD membawa sang ibu menghadapi berbagai tantangan.

Mencoba opsi sekolah biasa atau sekolah umum, namun Irfan yang energik dan penuh semangat membuatnya sulit untuk beradaptasi. Bahkan di sekolah inklusi pun, Irfan dihadapkan pada kenyataan bahwa dirinya sulit diterima oleh lingkungan sekolah. Akhirnya, Junika memutuskan untuk memasukkan Irfan ke Sekolah Luar Biasa (SLB).

Setelah beberapa waktu, guru-guru dari sekolah sebelumnya menanyakan perkembangan Irfan. Mereka menyampaikan keprihatinan karena merasa sekolah khusus tersebut tidak memberikan kemajuan signifikan.

Hal itu yang menjadi titik balik Junika untuk mengambil langkah berani dalam mendirikan sekolah bagi anak-anak down syndrome dan autisme.

Desakan dari guru-guru lama tersebut memotivasi Junika untuk membuka sekolah khusus yang fokus pada anak-anak dengan down syndrome dan autisme. Meskipun Junika memiliki latar belakang sebagai sarjana ekonomi, dengan tekad dan modal tabungan seadanya ia mengambil langkah besar membuka Sekolah Insan Anugerah.

Awalnya, Sekolah Insan Anugerah berlokasi di Petukangan, Jakarta Selatan, dengan fasilitas yang sederhana, hanya dua petak seperti rumah kontrakan biasa.

Namun, ia memiliki keyakinan bahwa inilah langkah awal yang perlu diambil. Dengan tekad kuat dan semangat untuk memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak-anak berkebutuhan khusus, Junika membawa Irfan keluar dari SLB dan mengajaknya berkontribusi di sekolah yang didirikannya.

Keputusan tersebut, meskipun diawali dengan keterbatasan, membawa berkah. Mulai dari mulut ke mulut, reputasi Sekolah Insan Anugerah tersebar dan orang tua mulai melihat keberhasilan anak-anak mereka yang mengalami down syndrome dalam bersosialisasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Luar Negeri
Kebakaran Hotel di Banglade...
Advertisement
Film Zona Merah Siap Naik ke Layar Lebar, Ada Kejutan Apa?

Film Zona Merah Siap Naik ke Layar Lebar, Ada Kejutan Apa?

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.