Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaringan Pipa Air Limbah untuk Sanitasi

📅 Kamis, 14 Des 2023, 05:23 WIB | Oleh:
Jaringan Pipa Air Limbah untuk Sanitasi Doc: ANTARA/HO-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
Ket. Konstruksi jaringan pipa air limbah Jakarta Sewerage Development Project (JSDP) di Jakarta.

JAKARTA - Untuk mewujudkan sanitasi yang layak dan aman, DKI Jakarta membangun jaringan pipa air limbah melalui Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) dalam ProgramJSDP.

Ada dua jaringan pipa air limbah yang dibangun melalui "Jakarta Sewerage Development Project" (JSDP) di kawasan Pluit, Jakarta Utara. Proyek diharapkan rampung pada tahun 2027.

"Kegiatan ini akan berlangsung dari 2023 sampai dengan 2027," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sumber Daya Air Jakarta,Ika Agustin Ningrum, dikutip Antara, Rabu. Ika menyebutkan, JSDP zona satu ini untuk melayani wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat.

"Jaringan pipa air limbah ini dibangun untuk mewujudkan sanitasi yang layak dan aman," ujarnya. Hal itu berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 04/PRT/M/2017 tentang Penyelenggaraan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik.

Selain itu, Ika menjelaskan,JSDP merupakan bagian dari SPALD terpusat skala perkotaan, termasuk dalamnya pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Ini termasuk di dalamnya pembangunan IPALdan jaringan perpipaan yang tercantum dalam masterplan pengelolaan air limbah yang disusun oleh JICA (Japan International Cooperation Agency).

Ika menyebutkan bahwa metode konstruksi perpipaan air limbah menggunakan Pipe Jacking. JSDP ini diharapkan dapat meningkatkan pengolahan air limbah domestik untuk mewujudkan lingkungan yang sehat dan mewujudkan pelayanan sanitasi yang layak, aman sertaberkelanjutan di Jakarta.

Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono mengatakan, dalam transformasi menuju kota global, Jakarta dituntut senantiasa berbenah dan berkembang untuk memberikan layanan dasar terbaik bagi masyarakat.

Salah satunya, mencapai tujuan sanitasi layak dan aman melalui pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) dalam program pembangunan JSDP.

Heru menyebutkan, pembangunan SPALD-T ini juga menjadi Proyek Strategis Nasional yang berdampak pada kesejahteraan sosial, perekonomian, pertahanan dan keamanan nasional. Maka, diperlukan kerja sama dan koordinasi erat antara Pemprov Jakarta dan Kementerian PUPR. Harapannya, agar keseluruhan paket pembangunan JSDP Zona 1 terselesaikan.

Heru berharap pembangunan JSDP zona satu paket lima (area 2-1) dan paket enam (area 2-2) terlaksana sesuai dengan standar mutu dan target waktu. Heru mengimbau penyedia jasa agar dapat menjalin koordinasi yang baik dan intensif dengan dinas terkait. Dengan begitu, seluruh proses pembangunan dapat berjalan lancar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.