Khofifah Apresiasi Peran Nelayan Beri Banyak Kontribusi pada PDB
📅 Rabu, 13 Des 2023, 06:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: biroadpim.jatimprov.go.id
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi peran nelayan yang telah memberikan banyak kontribusi, salah satunya menjadi pemersatu Indonesia sebagai negara bahari.
"Nelayan tidak hanya memberi kontribusi terhadap produk domestik regional bruto dan produk domestik bruto. Namun nelayan juga telah membangun kekuatan untuk bisa menyiapkan logistik terutama ketahanan pangan," kata Khofifah saat peringatan Hari Nusantara ke-24 tahun 2023 yang dihadiri ribuan nelayan di Surabaya, Senin (11/12).
Gubernur Jatim mengungkapkan sektor kelautan dan perikanan menjadi faktor penting dalam mewujudkan visi Indonesia emas 2045. Aneka produk ikan yang dihasilkan menjadi asupan pangan utama guna menyiapkan generasi unggul 2045.
"Jawa Timur memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar. Produksi perikanan tangkap kita tertinggi secara nasional sebesar 598.317 ton. Sedangkan perikanan budidaya tertinggi kedua nasional sebesar 1.314.200,80 ton," ujar dia.
Khofifah menjelaskan produksi perikanan tangkap dan budidaya tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan di dalam provinsi saja, melainkan juga berhasil menembus pasar luar negeri.
Sebaiknya Anda baca juga:
Berdasarkan data statistik Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, volume ekspor perikanan Jawa Timur merupakan tertinggi nasional mencapai 385.083 ton.
Selain itu produksi garam Jawa Timur tertinggi nasional sebesar 402.845,84 ton pada tahun 2022.
Khofifah meyakini capaian tersebut masih dapat ditingkatkan lagi, mengingat Provinsi Jawa Timur memiliki panjang pantai sepanjang 3.543,54 kilometer. Pengelolaan wilayah laut Jawa Timur seluas 5,2 juta hektare melintasi 22 kabupaten/ kota berpesisir di bagian utara dan selatan, Pulau Madura, serta 504 pulau-pulau kecil di wilayah Jatim.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ditunjang oleh potensi sumber daya manusia yang besar, di antaranya 235 ribu nelayan, 277 ribu pembudidaya ikan, 7 ribu petambak garam, 18 ribu unit usaha pemasaran, 8 ribu unit pengolah ikan mikro dan 428 unit pengolah ikan besar.
"Dengan potensi kelautan yang kita miliki, semoga bisa membangun semangat untuk terus tumbuh dan melaju. Serta semoga kesejahteraan nelayan, petambak, dan pembudidaya bisa terus meningkat," tutur dia. Ant/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!