Ganjar: Seoptimal Mungkin Bangun IKN Pakai Kekuatan Sendiri
📅 Jumat, 08 Des 2023, 01:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/M Risyal Hidayat
KALIMANTAN TIMUR - Calon Presiden (Capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo mengatakan bahwa membangun Ibu Kota Nusantara (IKN) seoptimal mungkin menggunakan kekuatan dalam negeri sendiri.
Ganjar mengatakan dalam pembangunan IKN, pemerintah bisa mengajak investor asing meskipun itu tidak wajib dilakukan. "Karena skemanya tidak tunggal, ini membangun ibu kota lho. Kalau membangun ibu kota, seoptimal mungkin kita menggunakan kekuatan sendiri," kata Ganjar saat berkunjung ke IKN di Kalimantan Timur, Kamis (7/12).
Namun demikian, lanjut Ganjar, tidak memungkinkan bila ada sektor privat yang potensial untuk diajak dalam pembangunan IKN, sekaligus menawarkan kepada para investor lain.
Menurut Ganjar, seumpama di tengah ibu kota akan dibangun ekosistem yang didukung dengan kekuatan sampai Balikpapan dan Samarinda, maka industri akan dapat berkumpul di IKN. "Apalah itu, industri yang disiapkan, finansial yang bisa disiapkan, sebenarnya banyak. Nah, pada wilayah itulah diserahkan kepada mereka, tetapi tidak akan pernah menarik kalau kemudian kita tidak bisa memberikan insentif," jelasnya.
Selain itu, keberadaan investor, karena mendukung iklim politik, dapat membuat investor dari negara sahabat membuka pembicaraan dengan timnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Mereka itu hanya butuh status saja kok, kepastian hukum. Ketika saya bersama Pak Mahfud, insyaallah ini jadi energi buat kami, buat Indonesia; karena kami punya komitmen bersama memberantas korupsi, membuat kepastian hukum dan penegakan," ujar Ganjar.
Berkantor di IKN
Menurut Ganjar percepatan pembangunan IKN bisa melibatkan lebih banyak masyarakat lokal. Selain membuat skema-skema pembiayaan, memanfaatkan dukungan luas masyarakat adalah yang diperlukan untuk percepatan IKN.
Sebaiknya Anda baca juga:
Masif itu, menurutnya, bisa melibatkan lebih banyak orang, masyarakat lokal, sehingga apabila semua senang, semua akan merasa punya rasa memiliki dan semua pada cita-cita yang sama. "Maka ini akan jauh lebih cepat, maka misi yang dilakukan untuk pekerjaan ini betul-betul bisa sampai ke masyarakat," ujar Ganjar di kawasan IKN.
Ganjar juga telah menyampaikan pada pihak pengelola bahwa di Indonesia tidak hanya banyak insinyur yang bekerja, namun juga sosiolog, dan media sebagai perantara komunikasi. "Bangsa ini tidak akan besar, kalau kita tidak punya mimpi besar," ujar Ganjar.
Menurut Ganjar, rencana pemindahan ibu kota telah disiapkan sejak zaman kepemimpinan Presiden pertama RI Soekarno.
Meski demikian, rencana tersebut tak kunjung terealisasi hingga masa pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Oleh karena itu, Ganjar menegaskan pihaknya akan melanjutkan dan menyiapkan dengan betul pembangunan IKN agar bisa berjalan sesuai dengan rencana.
Dia juga mengaku sudah siap berkantor di IKN jika terpilih menjadi presiden ke-8 RI.
Mantan gubernur Jawa Tengah itu berharap IKN dapat menjadi kota masa depan dengan modernitas kemajuan peradaban sekaligus mewujudkan mimpi-mimpi anak bangsa. Ganjar menjadi capres peserta Pilpres 2024 pertama yang mengunjungi IKN.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!