Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Delapan rumah rusak berat akibat bencana Mamasa Sulbar

📅 Jumat, 08 Des 2023, 22:36 WIB | Oleh:
Delapan rumah rusak berat akibat bencana Mamasa Sulbar Doc: ANTARA Foto/M Faisal Hanapi
Ket. Pemerintah Sulbar melakukan penanganan bencana longsor dan banjir yang diakibatkan curah hujan yang tinggi di Mamasa, Jumat (08/12/2023)

Mamuju - Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat(PUPR) Provinsi Sulawesi Barat(Sulbar) mencatat sebanyak delapan rumah mengalami kerusakan berat akibat bencana longsor dan banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) pada Sabtu(4/12).

"PemerintahSulbarmencatat sebanyak delapan rumah warga rusak berat dan tidak lagi dapat dihuni, serta sebanyak 220 kepala keluarga (KK) terdampak akibat bencana banjir dan longsor tersebut, sehingga Pemerintah Sulbar telah melakukan koordinasi untuk menurunkan bantuan," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Sulbar, Rahmat, di Mamuju, Jumat.

Dia mengatakan, Pemerintah Sulbar melakukan penanganan bencana longsor dan banjir yang diakibatkan curah hujan yang tinggi di Mamasa.

Menurut dia, bencana bencana banjir dan longsor telah melanda wilayah di Mamasa yakni Desa Pangadaran Kecamatan Tabulahan, Desa Rante Berang Kecamatan Bumal, Desa Baruru Kecamatan Aralle dan Desa Indo Banua Kecamatan Mambi.

"Sebanyak delapan rumah warga rusak akibat banjir dan tanah longsor dan akan dilakukan penanganan dan memberikan bantuan dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulbar," katanya.

Menurut dia, selain merusak rumah warga, bencana banjir dan longsor tersebut, juga telah merusak jembatan gantung pada titik di wilayah Kabupaten yakni di Desa Baruru, Tandukkalu, dan Pebassian, serta Desa Malabo.

Kemudian juga merusak sejumlah areal pertanian masyarakat sehingga mengalami gagal panen.

Ia menyampaikan, jika pemerintah di Sulbar juga telah melakukan koordinasi dengan seluruh pemerintah d itingkatkabupaten di Sulbar untuk mewaspadai dan melakukan penanganan bencana ketika terjadi menjelang Natal dan Tahun Baru 2024.

Menurut dia, pemerintah tingkat kabupaten melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah diminta untuk melaporkan setiap kejadian bencana agar dapat ditangani bersama.

Ia juga menyatakan, di Sulbar terdapat 250 titik daerah rawan longsor dan sebanyak 90 persen dari data tersebut terdapat di Kabupaten Mamasa.

"Sehingga pemerintah di Sulbar telah melakukan koordinasi dengan Balai Jalan Nasional Sulawesi untuk menurunkan alat berat ketika dibutuhkan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Crysencio Summerville
Megapolitan
BMKG Prakirakan Jakarta Ber...

Gelombang Panas Eropa: Menara Eiffel Ditutup Sementara

54 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gelombang Panas Eropa: Mena...
Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.