Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wapres Ingin Seluruh Kabupaten/Kota Miliki Mal Pelayanan Publik

📅 Kamis, 07 Des 2023, 01:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wapres Ingin Seluruh Kabupaten/Kota Miliki Mal Pelayanan Publik Doc: antara/Fikri Yusuf
Ket. Serahkan penghargaan -- Wakil Presiden Ma’ruf Amin (kiri) didampingi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas (kanan) saat menghadiri kegiatan RBXperience di kawasan Nusa Dua, Badung, Bali, Rabu (6/12). Dalam kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) itu Wapres Ma’ruf Amin menyerahkan penghargaan atas hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Reformasi Birokrasi dan Zona Integritas tahun 2023 serta menyampaikan sejumlah arahan terkait dengan reformasi birokrasi.

BALI - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menekankan pentingnya seluruh kabupaten/kota dan Provinsi DKI Jakarta memiliki mal pelayanan publik (MPP) untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat dan mendukung reformasi birokrasi.

Dalam acara Apresiasi Dan Penyerahan Hasil Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Reformasi Birokrasi (RB), Dan Zona Integritas (ZI) Tahun 2023 di Nusa Dua, Bali, Rabu (6/12), Wapres menyebut hingga saat ini telah terbangun 175 MPP dan diharapkan jumlahnya bertambah dengan 156 MPP baru tahun depan.

"Saya mendapat laporan bahwa kehadiran MPP mendapat respons positif dari pemangku kepentingan dan masyarakat. Daerah yang memiliki MPP cenderung berada di zona hijau, atau memiliki nilai kepatuhan terhadap standar pelayanan lebih tinggi dibandingkan dengan daerah yang belum mempunyai MPP," ujar dia.

Wapres Ma'ruf secara khusus meminta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, kementerian/lembaga, serta kepala daerah agar mengawal pelaksanaan MPP sehingga masyarakat luas dapat merasakan langsung manfaat pelayanan publik yang cepat, mudah, dan terjangkau. "Saya juga mengharapkan akselerasi pengembangan MPP ke arah MPP digital, yang sekaligus mengintegrasikan seluruh proses bisnis layanan ke dalam satu sistem," ujar Ma'ruf.

Dengan demikian, tutur dia, masyarakat akan semakin dimudahkan karena dapat mengakses berbagai layanan cukup melalui gawai dan dengan satu akun saja.

Wapres menilai proses transformasi digital ini penting untuk menjembatani kebutuhan masyarakat dan layanan yang diberikan pemerintah. "Harapannya, pemerintah semakin dapat menyediakan layanan yang prima, sederhana, andal, mudah diakses, adil, dan efektif," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.