Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terapkan 'Blue Economy', SDM Sektor Kelautan Perlu Diperkuat

📅 Rabu, 06 Des 2023, 14:54 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Terapkan 'Blue Economy', SDM Sektor Kelautan Perlu Diperkuat Doc: Istimewa.
Ket. Pengamat maritim dari Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas Strategic Center (IKAL SC), Dr. Marcellus Hakeng Jayawibawa.

JAKARTA - Blue economy atau ekonomi biru di sektor kelautan akan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru. Namun, saat ini sumber daya manusia (SDM) di sektor kelautan masih minim. Ini tentunya menjadi pekerjaan rumah pemerintah.

Demikian ditegaskan Pengamat maritim dari Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas Strategic Center (IKAL SC), Dr. Marcellus Hakeng Jayawibawa. Dirinya menilai masih minimnya pendidikan untuk mencetak ahli bidang kemaritiman.

Dia menjelaskan ada sejumlah hal yang perlu disiapkan untuk menerapkan konsep ekonomi biru ini. "Di pola pendidikan misalnya saat ini masih sangat sedikit jumlah perguruan tinggi yang berfokus untuk menghasilkan lulusan di bidang sektor kelautan," ucapnya, Rabu (6/12).

Efeknya kata Marcellus, Indonesia belum memiliki banyak ahli yang menguasai bidang maritim secara keseluruhan. Saat ini kata dia, tidak banyak kampus benar benar fokus terhadap bidang kemaritiman. "Seharusnya minimal 10 persen itu sudah akan membuat perubahan yang luar biasa," jelasnya.

Selain itu juga masalah infrastruktur. Saat ini terangnya, belum jelas berapa jumlah pasti pelabuhan yang dimiliki Indonesia dan tercatat secara resmi.

Sebagai negara yang ingin menjadi poros maritim dunia, Indonesia belum sepenuhnya bisa mengelola pelabuhan dengan baik. Hanya ada beberapa pelabuhan yang sudah terorganisir dengan baik di sektor kelautan Indonesia yang sangat luas ini.

Kada dia, ada tujuh pilar kebijakan kelautan yakni Pengelolaan sumber daya kelautan dan pengembangan sumber daya manusia, Pertahanan, Keamanan, Penegakan Hukum, dan Keselamatan di Laut, Tata kelola dan kelembagaan laut, Ekonomi dan infrastruktur kelautan dan peningkatan kesejahteraan, Pengelolaan ruang laut dan perlindungan lingkungan laut, Budaya Bahari dan Diplomasi Maritim.

Dia tegaskan sudah saatnya Indonesia kembali fokus ke sektor maritim. Ekonomi Biru akan menjadi sumber pertumbuhan baru bagi Indonesia untuk mencapai Visi Indonesia 2045. "Ekonomi biru yang berlandaskan pengetahuan, dengan begitu kita akan dapat menciptakan kesejahteraan sosial-ekonomi, memastikan kawasan laut yang sehat, dan memperkuat ketahanan bagi generasi saat ini dan mendatang,"tegasnya

Dia berharap, pemimpin kita di 2024, siapapun itu, memiliki perhatian yang in line dengan pemikiran saya sehingga kita bisa kembali menjadi negara adidaya maritim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.