Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penanganan Kemiskinan Ekstrem Jakarta Dibahas

📅 Rabu, 06 Des 2023, 05:21 WIB | Oleh:
Penanganan Kemiskinan  Ekstrem Jakarta Dibahas Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri
Ket. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy usai menemui Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (5/12/2023).

JAKARTA - Penanganan kemiskinan ekstrem DKI Jakarta menjadi perhatian serius pemerintah. Untuk membahas masalah tersebut Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyempatkan diri menemui penjabat Gubernur Jakarta, Heru Budi Hartono, Selasa (5/12).

Pertemuan keduanya berlangsung di Balai Kota Jakarta. Mereka juga membahas penanganan lingkungan kumuh. "Kedatangan ini untuk konsultasi mengenai penanganan kemiskinan ekstrem dan daerah kumuh Jakarta," ujar Muhadjir. Saat ini jumlah kemiskinan ekstrem Jakarta sekitar 96.000 orang.

Dia menjelaskan,pembahasan penanganan kemiskinan ekstrem juga pernah dikoordinasikan dengan Heru beberapa waktu lalu. Maka, pertemuan kali ini untuk mematangkan dan mengevaluasi hasil koordinasi sebelumnya.

"Beberapa waktu lalu, saya sudah berkoordinasi ke sini, sekitar tiga atau empat bulan lalu. Jadi, ini evaluasi untuk langkah-langkah lebih jauh," jelas Muhadjir. Sebelumnya, Muhadjir mengatakan setiap desa kini telah memiliki data khusus mengenai warga yang masuk ke dalam kategori miskin ekstrem. Dia mengharapkan data sosial tersebut benar-benar akurat.

"Jadi, sekarang setiap desa sudah punya data khusus orang-orang miskin ekstrem," tandas Muhadjir di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/2).

Menurut Muhadjir, data penduduk miskin ekstrem selalu diverifikasi dengan metode triangulasi. Ini dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial dan Sensus Tahunan BKKBN.

Di sisi lain, Pemprov Jakarta juga berkomitmen untuk menghapus kemiskinan ekstrem. Ini sebagai tindak lanjut Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

Sebelumnya sudah diterbitkan Instruksi Gubernur Nomor 34 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Jakarta.

Melalui instruksi itu, Heru minta jajarannya menjalin kerja sama lintas sektoral untuk menjalankan penanganan kemiskinan ekstrem. Pemerintah Indonesia menargetkan angka kemiskinan ekstrem mencapai nol persen pada tahun 2024. Target tersebut lebih cepat enam tahun dari target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) pada tahun 2030.

Bebaskan Pajak

Sementara itu, Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Jakarta, Abdurrahman Suhaimi, mendorong pembentukan rancangan peraturan daerah (raperda) tentang pembebasan pajak bagi UMKM yang beromzet di bawah 1,3 juta.

"Kami mendorong pembuatan Raperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Isinya, mengatur pembebasan Pajak Barang dan Jasa Tertentu bagi pelaku dengan pendapatan di bawah 1,3 juta sehari atau 500 juta per tahun," harap Abdurrahman.

Abdurrahman Suhaimi menuturkan, usulan tersebut perlu dipertimbangkan mengingat Pasal 43 Ayat 2 dalam Raperda yang menyebutkan pelaku UMKM bebas pajak yang omzetnya tidak lebih dari 1 juta per hari atau 360 juta per tahun.

"Kita menginginkan masyarakat yang memiliki usaha mikro, kecil, dan menengah berkembang dengan baik. Jadi jangan malah menambah beban mereka dengan memajaki," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.