Perubahan Iklim Kian Mengancam Sektor Pangan
📅 Senin, 04 Des 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi"Input" Kimia
Kepala Pusat Pengkajian dan Penerapan Agroekologi Serikat Petani Indonesia, Muhammad Qomarunnajmi, mengatakan sektor pertanian selain terdampak perubahan iklim, juga jadi salah satu penyebab krisis iklim, terutama sistem pertanian yang mengandalkan input kimia. "Praktik pertanian seperti yang mengandalkan input kimia ini banyak ditemukan di Indonesia, bahkan sebagian besar dilakukan produsen pangan," kata Qomar.
Terkait perubahan iklim, semestinya mitigasi risiko dan adaptasi perlu dilakukan. Pendanaan pun perlu diprioritaskan untuk peningkatan kapasitas petani, khususnya pengetahuan teknis untuk penerapan pertanian agroekologi yang bisa menekan laju emisi gas rumah kaca. "Pengetahuan untuk meramalkan musim dan pengendalian hama serta penyakit perlu diketahui petani," kata Qomar.
Sementara itu, pakar pertanian dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur, Surabaya, Zainal Abidin, mengatakan sektor pertanian sangat erat dan bergantung dengan cuaca di suatu wilayah sehingga perubahan iklim akan membawa dampak yang merugikan. "Anomali iklim dampaknya mulai dari pergeseran masa tanam, kualitas, kesuburan, dan daya dukung lahan," tutup Zainal.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!