Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Brazil Usulkan Dana Besar untuk Konservasi Hutan di KTT Iklim Dubai

📅 Senin, 27 Nov 2023, 10:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Brazil Usulkan Dana Besar untuk Konservasi Hutan di KTT Iklim Dubai Doc: ST/Reuters
Ket. Dana tersebut menyalurkan uang dari negara-negara kaya ke negara-negara berkembang yang miskin yang berjuang untuk membiayai upaya lingkungan hidup mereka.

SAO PAULO - Brazil berencana mengusulkan dana "besar" untuk membiayai konservasi hutan tropis pada KTT iklim PBB COP28 yang dimulai akhir bulan ini di Dubai, kata negosiator iklim utama negara tersebut pada Kamis (23/11).

Dikutip dart The Straits Times, mekanisme pendanaan potensial yang belum pernah dilaporkan sebelumnya tersebut akan menjadi perkembangan terkini dalam perkembangan dana lingkungan hidup multilateral. Tahun lalu, negara-negara sepakat membentuk dana besar yang didedikasikan untuk keanekaragaman hayati dan satu dana lagi untuk membayar kerusakan yang disebabkan oleh perubahan iklim.

Dana tersebut menyalurkan uang dari negara-negara kaya ke negara-negara berkembang yang miskin yang berjuang untuk membiayai upaya lingkungan hidup mereka.

Brazil adalah negara dengan hutan hujan terbesar di dunia dan mencakup sekitar 60% hutan Amazon. Hal ini dipandang penting untuk mengekang perubahan iklim dan melindungi spesies tumbuhan dan hewan yang unik.

Menurut Reuters, Brazil mempresentasikan gagasan dana konservasi hutan tropis pada Kamis (23/11) pada pertemuan para menteri dari tujuh negara hutan hujan Amazon lainnya, menurut diplomat iklim terkemuka Brazil, Andre Correa do Lago.

"Ini adalah proposal konseptual dengan tujuan untuk menciptakan dana guna membantu melestarikan hutan tropis di seluruh dunia…di 80 negara," kata Correa do Lago.

Ia mengatakan bahwa proposal tersebut belum final dan Brazil tengah mencari dukungan dan saran dari negara-negara pemilik hutan hujan lainnya.

Ketika ditanya apakah dana tersebut akan menyaingi pendanaan tahunan sebesar 100 miliar dolar AS yang sebelumnya dijanjikan oleh negara-negara kaya dalam pendanaan iklim, Correa do Lago menolak memberitahukan jumlah dana yang diusulkan, namun ia mengatakan jumlahnya akan "sangat besar".

Dana tersebut tidak akan menilai konservasi hutan dalam kaitannya dengan karbon, seperti banyak skema yang ada, karena melindungi hutan terutama akan mencegah emisi gas rumah kaca lebih lanjut daripada menyerap tambahan karbon dioksida yang sudah ada di atmosfer, kata Correa do Lago.

Ia mengatakan nilai tersebut kemungkinan besar akan dikaitkan dengan luas hutan yang diukur dalam hektare, atau satuan 0,01 kilometer persegi (0,0039 mil persegi).

Usulan internasional untuk melestarikan hutan akan dibarengi dengan program dalam negeri untuk menghutankan kembali kawasan yang rusak.

Di COP28, Brazil juga akan meluncurkan rencananya membentuk "Busur Restorasi" guna melawan apa yang disebut sebagai busur deforestasi yang semakin meluas hingga ke Amazon.

Bank pembangunan nasional BNDES akan menjalankan proyek tersebut, katanya.

Brazil Kembali

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

50 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.