DKI Terus Ciptakan Iklim Investasi
📅 Jumat, 24 Nov 2023, 05:21 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ANTARA/Ganet
JAKARTA - Mulai tahun depan, Jakarta tidak lagi berstatus Ibu Kota Negara. Namun, DKI akan terus membangun ekonomi dan menciptakan iklim investasi yang menarik bagi para pemodal.
"Pengangguran Jakarta sebenarnya menurun. Tetapi pendatang yang ke Jakarta juga terus bertumbuh. Penurunan ini menjadi kruang berarti karena banyaknya pendatang yang ingin bekerja di Jakarta," jelas pj Gubernur Provinsi Jakarta, Heru Budi Hartono, dikutip jakartagoid, Kamis (23/11).
Dia mengatakan ini saat menghadiri pengukuhkan sebanyak 316 anggota baru Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jakarta Raya Angkatan masa kerja 2021-2024 di Balai Kota. Menurut Heru, situasi tersebut justru menjadi kesempatan anggota Hipmi. Sebab perusahaan-perusahaan Hipmi juga memerlukan tenaga kerja. Hipmi tidak bisa bekerja sendiri.
Heru juga berpesan, Hipmi mesti dapat melahirkan banyak pemimpin dan pemangku jabatan strategis di pemerintahan seperti presiden dan menteri. Sebab dalam pandangannya, Hipmi adalah tempat strategis bernaungnya pengusaha muda.
"Para pengusaha Hipmi sangat berpeluang terbuka untuk menjadi pemimpin bangsa. Petuah-petuah pendiri Hipmi tolong direnungkan, diperhatikan, dan dilaksanakan untuk memacu sebagai penerus bangsa dan kepengurusan Hipmi," ucap Heru.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ketua Hipmi Jaya, Sona Maesana, menambahkan bahwa jumlah pengusaha muda Jakarta semakin meningkat. Maka dari itu, Hipmi mengapresiasi Pemprov Jakarta yang telah memberi kemudahan dan dukungan berusaha serta ruang untuk para pengusaha muda terus berkembang.
Sona menjelaskan, anggota aktif Hipmi Jaya dengan usia di bawah 41 tahun sampai saat ini sudah hampir 4.000 orang. Sedangkan anggota seluruh Indonesia lebih dari 40.000 orang.
Namun, jumlah ini dinilai masih kurang karena untuk menjadi negara maju, angka pengusaha minimal harus dua digit dari total penduduk. "Sekarang baru di angka tiga persen sekian. Untuk anggota baru yang dilantik, tolong bantu sebarkan semangat kewirausahaan hingga pelosok Jakarta," tutur Sona.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menjelaskan, sejak awal, cita-cita Hipmi menyebarkan semangat wirausaha di kalangan pemuda pemudi Indonesia. Sona juga minta agar Heru mau membina Hipmi agar bisa terus berkembang.
Dalam kesempatan itu, Heru sendiri mengungkapkan bahwa Jakarta masih membutuhkan dukungan para pengusaha muda supaya ekonomi DKI terus berlangsung. Dia menyampaikan, pertumbuhan Jakarta kurang lebih 4,93 persen (yoy) untuk triwulan ketiga tahun ini. "Pertumbuhan ini tidak terlepas dari peran dan usaha anggota Hipmi," ujarnya menghibur.
Pajak Kendaraan
Sementara itu, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jakarta mencatat, realisasi Pajak Kendaraan Bermotor sampai tanggal 22 November sebesar hampir 8,3 triliun. Nilai realisasi ini sebesar 86,42 persen dari target 9,6 triliun.
Wakil Kepala Badan Pendapatan Daerah Jakarta, Elvarinsa, mengatakan, masyarakat dapat memanfaatkan insentif pajak daerah berupa penghapusan sanksi administrasi untuk Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor.
Elvarinsa menyampaikan, Pemprov juga memberikan insentif pajak daerah berupa pengenaan sebesar nol persen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk kendaraan kedua dan seterusnya. Insentif ini berlaku mulai 10 Oktober hingga 30 Desember 2023.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!