Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mataram Siapkan Penampung Kotoran kuda di Pasar Tradisional

📅 Kamis, 23 Nov 2023, 17:35 WIB | Oleh:
Mataram Siapkan Penampung Kotoran kuda di Pasar Tradisional Doc: ANTARA/Nirkomala
Ket. Aktivitas kusir Cidomo di Pasar Kebon Roek Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

MATARAM - Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat menyiapkan tempat penampungan sementara kotoran kuda di sejumlah pasar tradisional guna mendukung program pengolahan kotoran kuda menjadi sumber biogas sebagai pengganti gas alam.

"Apapun yang menjadi keputusan pemerintah kota dan bisa memberikan manfaat serta dampak positif bagi masyarakat, siap kami dukung," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi di Mataram, Kamis (23/11).

Hal tersebut disampaikannya menyikapi rencana Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram yang akan mengolah kotoran kuda menjadi biogas untuk memasok kebutuhan di Bumi Perkemahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan.

Karenanya, pihaknya berjanji akan memenuhi kebutuhan fasilitas penampungan kotoran kuda di pasar tradisional yang menjadi tempat mangkal Cidomo pada awal tahun 2024, karena DLH juga perlu berkoordinasi dengan pihak terkait terutama Dishub.

Salah satunya, terkait apakah kotoran kuda yang telah ditampung itu akan diangkat sendiri oleh petugas Dishub atau petugas DLH ke lokasi pengolahan kotoran kuda menjadi biogas.

"Selain itu, kita perlu tahu apakah penampungan kotoran kuda disiapkan pada 19 titik sesuai dengan jumlah pasar tradisional atau-kah hanya pasar-pasar yang masuk skala besar dan masalah lainnya," katanya.

Sementara terkait rencana lokasi pengolahan kotoran kuda menjadi biogas di RTH Pagutan, Denny yang juga menjadi Plt Kepala Dinas Pariwisata itu menyatakan siap menyiapkan lahan sesuai kebutuhan.

Apalagi di luar RTH Pagutan yang luasnya delapan hektare, Pemerintah Kota Mataram juga punya lahan yang bisa dimanfaatkan untuk pengolahan kotoran kuda menjadi biogas.

"Dengan demikian, aktivitas pengolahan limbah tersebut tidak mengganggu kegiatan yang ada di areal RTH Pagutan sebagai ruang publik," kata Nizar Denny Cahyadi??????.

Pada prinsipnya, kata Dennylagi, pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap rencana ini sebagai bagian solusi untuk penanganan limbah kotoran kuda yang selama ini menjadi masalah dan kerap kali dikeluhkan masyarakat.

"Jika kotoran kuda ini sudah ditangani dengan baik, kita yakin ruas jalan di Kota Mataram bisa bersih dari kotoran kuda," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

MPLS Harus Bebas Praktik Peloncoan

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
MPLS Harus Bebas Praktik Pe...
Luar Negeri
Asean Harapkan Kemajuan dal...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.