Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Korut Beritahu Jepang Akan Luncurkan Satelit Mata-mata, Begini Respons Tokyo

📅 Selasa, 21 Nov 2023, 13:43 WIB | Oleh:
Korut Beritahu Jepang Akan Luncurkan Satelit Mata-mata, Begini Respons Tokyo Doc: AFP/JIJI
Ket. Seorang pria berjalan melewati layar TV yang menunjukkan rekaman uji coba rudal Korea Utara, di stasiun kereta api utama di Seoul pada hari Senin.

JAKARTA - Korea Utara kemungkinan akan melakukan peluncuran uji coba satelit mata-mata ketiga pada Rabu (22/1) tengah malam, media Jepang melaporkan.

Tokyo mengatakan Pyongyang telah memberi tahu mengenai waktu peluncuran yang dilakukan selama sembilan hari, yang berakhir pada 30 November pukul 23.59 waktu setempat.

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengatakan kepada pemerintahnya untuk mencoba membujuk Pyongyang agar membatalkan rencana tersebut melalui kerja sama dengan Amerika Serikat dan Korea Selatan, menurut kantornya.

"Jika (Korea Utara) menggunakan teknologi rudal balistik, itu merupakan pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB meskipun ditujukan untuk meluncurkan satelit," kata Kishida kepada wartawan seperti dikutip Kyodo.

Segala aktivitas Korea Utara yang menggunakan teknologi rudal balistik, termasuk upaya mengirim satelit ke luar angkasa dengan roket, dilarang berdasarkan resolusi DK PBB.

Kishida mengatakan Jepang akan melakukan upaya maksimal dalam mengumpulkan dan menganalisis informasi tentang peluncuran tersebut.

Penjaga Pantai Jepang mengatakan pemberitahuan Pyongyang menetapkan tiga zona maritim yang diyakini sebagai area di mana puing-puing roket yang membawa satelit tersebut akan jatuh.

Dua berada di sebelah barat Semenanjung Korea dan satu lagi berada di sebelah timur pulau Luzon, Filipina.

BBC melaporkan, Kepala Direktur Operasi Kepala Staf Gabungan Korea Selatan Kang Ho-pil memperingatkan bahwa Seoul akan mengambil "langkah-langkah yang diperlukan" jika peluncuran dilanjutkan.

Satelit mata-mata adalah hadiah yang didambakan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Karena satelit tersebut akan memungkinkan negara itu memantau serangan yang akan datang dan merencanakan serangannya dengan lebih akurat.

Tahun ini, Pyongyang telah dua kali gagal dalam pengiriman satelit mata-mata ke luar angkasa.

Namun DK PBB melarang Pyongyang meluncurkan satelit karena menganggap hal itu sebagai alasan untuk menguji teknologi rudal Korea Utara.

Korea Selatan mengambil puing-puing dari peluncuran pertama Korea Utara pada Mei lalu dan mengatakan satelit itu "tidak memiliki kegunaan militer". Setelah upaya kedua gagal pada Agustus, badan antariksa Pyongyang mengatakan akan mencoba lagi pada bulan Oktober, namun tidak dilakukan.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan pada September lalu setelah pertemuan dengan Kim, Moskow dapat membantu Pyongyang membangun satelit, namun rincian tentang apa yang sebenarnya dijanjikan tidak jelas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

49 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.