Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dishub Mataram Sosialisasi Pengolahan Kotoran Kuda Jadi Biogas

📅 Selasa, 21 Nov 2023, 17:06 WIB | Oleh:
Dishub Mataram Sosialisasi Pengolahan Kotoran Kuda Jadi Biogas Doc: ANTARA/Nirkomala
Ket. aktivitas kusir Cidomo di Pasar Kebon Roek Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

MATARAM- Dinas Perhubungan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mulai melakukan sosialisasi program pengolahan kotoran kuda menjadi sumber biogas sebagai pengganti gas alam kepada para kusir Cidomo yang menjadi alat transportasi tradisional lokal di kota itu.

"Tim kami di Dinas Perhubungan (Dihub) sudah melakukan sosialisasi ke para kusir Cidomo terkait program tersebut dan alhamdulillah bisa diterima oleh para kusir," kata Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram H Lalu Martawang di Mataram, Selasa.

Hanya saja, sambung Martawang yang juga menjabat sebagai Asisten I Bidang Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Mataram, dalam kegiatan sosialisasi itu para kusir mengeluh karena tidak memiliki alat penampung kotoran kuda.

"Untuk itu, langkah pertama kita mewujudkan program pengolahan kotoran kuda jadi biogas adalah membagikan alat penampung kotoran kuda," katanya.

Setelah alat penampung kotoran kuda disiapkan, langkah selanjutnya pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terkait dengan pengangkutan kotoran kuda yang akan diangkut dan dikumpulkan pada satu titik yang telah disepakati.

"Kamitidak ingin setelah kusir menampung kotoran kuda, kemudian dibuang sembarangan," katanya.

Dengan demikian, harus ada satu wadah yang disiapkan untuk mengumpulkan kotoran kuda pada titik-titik tertentu salah satunya di areal pasar tradisional yang menjadi tempat bisa kusir Cidomo mangkal.

Rencananya, lanjut Martawang, pengolahan kotoran kuda menjadi biogas akan dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan untuk menyuplai kebutuhan di Bumi Perkemahan RTH Pagutan.

Ketika ada kegiatan kemah, peserta tidak perlu membawa gas untuk kegiatan masak-memasak tapi mereka bisa menggunakan biogas sebagai alternatif energi yang sudah disiapkan oleh pihak pengelola.

"Itu tentu akan sangat membantu para peserta, apalagi biogas yang disiapkan berbasis lingkungan," katanya.

Selain itu, pihaknya juga telah meminta tim Dishub untuk berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan baik pemerintah maupun dari lembaga swadaya masyarakat yang peduli tentang masalah limbah kotoran kuda tersebut.

Salah satunya di Kecamatan Selaparang sebab Kecamatan Selaparang sudah memiliki embrio membuat biogas mini rumahan (BioMiru) dari sampah organik.

Selain itu di Kecamatan Sepalarang juga terdapat kandang kumpul, yakni di Kelurahan Karang Baru yang juga bisa menjadi lokasi uji coba biogas dari kotoran kuda.

Tidak hanya itu, lanjutnya, pihaknya juga meminta agar tim Dishub mengecek komponen warga lain yang memiliki perhatian terhadap lingkungan agar konsep pengolahan kotoran kuda jadi biogas di kecamatan lain agar bisa jadi alternatif pelaksanaan program serupa.

"Biogas bisa menjadi salah satu solusi terhadap penyelesaian masalah lingkungan salah satunya limbah kotoran kuda," katanya.

Sementara data Dishub Kota Mataram menyebutkan, jumlah Cidomo yang beroperasi di Kota Mataram sekitar 400, namun sebagian besar berasal dari luar Kota Mataram. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.