Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dolar Nyaris Datar Seiring Naiknya Klaim Tunjangan Pengangguran AS

📅 Jumat, 17 Nov 2023, 08:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dolar Nyaris Datar Seiring Naiknya Klaim Tunjangan Pengangguran AS Doc: ANTARA/Bayu Pratama S
Ket. Petugas menghitung uang dolar AS di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung di Jakarta, Kamis (16/11/2023).

NEW YORK - Dolar AS nyaris datar terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (16/11) atau Jumat (17/11) pagi WIB seiring jumlah warga AS yang mengajukan klaim baru tunjangan pengangguran meningkat ke level tertinggi dalam tiga bulan pada pekan lalu.

Indeks dolar yang mengukur nilai dolar terhadap enam mata uang utama lainnya melemah 0,04 persen menjadi 104,349.

Klaim awal tunjangan pengangguran negara bagian naik 13.000 klaim menjadi 231.000 klaim yang disesuaikan secara musiman untuk pekan yang berakhir 11 November dan menjadi yang tertinggi sejak Agustus, menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS pada Kamis (16/11).

Sementara klaim yang belum disesuaikan meningkat 1.713 klaim menjadi 215.874 klaim pada minggu lalu, menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja secara bertahap melemah sebagai dorongan lain bagi perjuangan Federal Reserve melawan inflasi.

Penasihat ekonomi senior Brean Capital Conrad DeQuadros di New York mengatakan ada kemajuan dalam upaya menurunkan inflasi dan menyeimbangkan kembali pasar tenaga kerja. Menurut DeQuadros, ia memiliki keraguan mengenai faktor musiman yang mungkin telah terdistorsi oleh klaim selama periode Covid-19.

Sementara itu, dikutip dari Xinhua, Bank Sentral Fed Philadelphia mengatakan pada Kamis (16/11) bahwa ukuran aktivitas bisnis regionalnya sedikit meningkat menjadi negatif 5,9 pada November dari negatif 9 pada bulan sebelumnya.

Pada akhir perdagangan di New York, euro naik ke 1,0856 dolar AS dari 1,0846. Pound Inggris turun ke 1,2416 dolar AS dari 1,2418 dolar AS.

Sementara itu, dolar AS mencapai 151,5960 yen Jepang, lebih tinggi dari 151,3750 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,8885 franc Swiss dari 0,8883 franc Swiss.

Selanjutnya, dolar AS menguat menjadi 1,3762 dolar Kanada dari 1,3685 dolar Kanada dan dolar AS menguat menjadi 10,5805 krona Swedia dari 10,5331 krona Swedia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.