Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Studi: Konsumsi Stroberi Setiap Hari Kurangi Risiko Demensia

📅 Kamis, 16 Nov 2023, 18:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Studi: Konsumsi Stroberi Setiap Hari Kurangi Risiko Demensia Doc: ANTARA/Pixabay

Sebuah studi yang dilakukan oleh tim University of Cincinnati, Amerika Serikat (AS), menyimpulkan bahwa mengkonsumsi semangkuk stroberi setiap harinya dapat mengurangi risiko demensia bagi individu berusia paruh baya.

Dilansir dari Medical Daily pada Rabu (15/11), penelitian tersebut merupakan keberlanjutan dari studi tahun lalu yang mendapati bahwa konsumsi bluberi membantu mengurangi risiko demensia.

"Data epidemiologis menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi stroberi dan bluberi secara rutin memiliki tingkat penurunan kognisi yang lebih lambat seiring penuaan mereka," menurut peneliti dan Profesor Emeritus Departemen Psikiatri dan Biopsikologi Fakultas Kedokteran University of Cincinnati, Robert Krikorian.

Ia menjelaskan, stroberi dan bluberi mengandung antioksidan bernama antosianin yang berdampak baik bagi kesehatan dan menunjang sistem metabolisme dan kognisi tubuh.

Selain antosianin, stroberi juga mengandung mikronutrisi bernama elagitanin dan asam elagik, senyawa bioaktif yang bermanfaat dalam pemulihan penyakit kardiovaskular, sindrom neurodegeneratif, dan kanker, ucap dia.

Krikorian mengatakan, penelitian tersebut dilakukan selama 12 pekan terhadap 30 pasien obesitas yang mengeluhkan penurunan fungsi kognitif ringan.

Selama penelitian, mereka diminta tidak memakan buah apapun selain bubuk suplemen yang diberikan. Sementara setengah peserta diberi bubuk suplemen stroberi setara satu mangkuk stroberi, setengah lainnya mendapat placebo (obat semu).

Tim peneliti kemudian menguji daya kognisi peserta, termasuk memori jangka panjang, dinamika emosi, intensitas gejala depresi, dan data metabolisme.

"Peserta yang menerima bubuk stroberi memiliki interferensi memori lebih ringan yang konsisten dengan pemulihan pada fungsi eksekutif secara keseluruhan," kata Krikorian.

Selain berkurangnya interferensi memori (gangguan berupa informasi pada memori yang membuat individu kesulitan mengingat sesuatu), peneliti juga mendapati berkurangnya gejala depresi secara signifikan pada kelompok itu. Meski demikian, tidak terlihat dampak bubuk tersebut pada indikator metabolisme tubuh, termasuk tingkat insulin, kata dia.

Krikorian menduga dampak positif stroberi dalam mengurangi risiko demensia adalah karena kandungan buah tersebut yang dapat mengurangi inflamasi otak pada individu, khususnya yang berusia paruh baya dan memiliki lemak abdominal yang berlebih.

"Dengan demikian, dampak baik yang kita lihat dari penelitian itu mungkin terkait dengan teredamnya inflamasi pada peserta uji yang mengonsumsi serbuk stroberi," ucap dia. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Kebudayaan Harus Menjadi Id...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...

Wabah Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus

54 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Luar Negeri
Yen Jepang Dekati Titik Ter...

Remake 'The Blair Witch Project' Dijadwalkan Rilis Tahun 2027

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.