Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kaltim Raih Penghargaan Lembaga Pemerintahan Pendukung Program Halal

📅 Jumat, 26 Sep 2025, 18:53 WIB | Oleh:
Kaltim Raih Penghargaan Lembaga Pemerintahan Pendukung Program Halal Doc: antara foto
Ket. Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mendapatkan penghargaan sebagai Lembaga Pemerintah Pendukung Program Halal pada ajang Indonesia Halal Industry Award (IHYA) 2025.

SAMARINDA - Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mendapatkan penghargaan sebagai Lembaga Pemerintah Pendukung Program Halal pada ajang Indonesia Halal Industry Award (IHYA) 2025 yang digelar Kementerian Perindustrian.

"Penghargaan ini menjadi pemicu semangat Kaltim untuk terus mengembangkan industri halal dan memperkuat ekosistem ekonomi ekonomi syariah di daerah kata Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud dalam keterangan di Samarinda, Jumat (26/9).

Diketahui IHYA Award 2025 menetapkan empat kategori penerima, yakni perusahaan industri, kawasan industri, lembaga pemerintahan, dan lembaga jasa keuangan.

Dari 1.031 entitas yang dinilai, hanya 16 penerima yang berhasil meraih penghargaan, dengan Kaltim menjadi salah satu dari dua lembaga pemerintahan yang terpilih bersama Kota Malang.

Keberhasilan ini melalui proses penilaian yang ketat dan objektif oleh tim juri independen.

Rudy Mas’ud menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh pihak, khususnya Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kaltim, yang telah menyiapkan data secara komprehensif dan kredibel sebagai bahan penilaian.

Ia berharap prestasi ini mampu meningkatkan daya saing Kaltim sebagai salah satu motor penggerak industri halal nasional sekaligus mendukung terwujudnya ekonomi daerah yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (DPPKUKM) Kaltim, Heni Purwaningsih menambahkan penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus memperluas dukungan terhadap ekosistem industri halal di Kaltim.

“Penghargaan ini menegaskan posisi Kaltim sebagai salah satu daerah yang konsisten mendorong penguatan industri halal sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional berbasis nilai halal," kata Heni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...

El Clasico Jadi Laga Superman Kontra Batman

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
El Clasico Jadi Laga Superm...

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.