Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Ketahanan Pangan, NFA Kejar Stok Komoditas Sebanyak 5 Persen di Atas Kebutuhan Nasional

📅 Kamis, 09 Nov 2023, 00:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Ketahanan Pangan, NFA Kejar Stok Komoditas Sebanyak 5 Persen di Atas Kebutuhan Nasional Doc: ANTARA/Farhan Arda Nugraha
Ket. Kepala Bapanas/NFA Arief Prasetyo Adi saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi IV DPR RI di Jakarta pada Rabu (8/11/2023).

Jakarta - Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) mengejar stok level untuk masing-masing komoditas di atas 5-10 persen dari kebutuhan nasional agar dapat mengantisipasi fluktuasi harga pangan.

"Stok level untuk masing-masing komoditas ditargetkan dapat mencapai 5 sampai 10 persen dari kebutuhan konsumen nasional demi bisa lakukan intervensi pasar," kata Kepala NFA Arief Prasetyo Adi di Jakarta, Rabu.

Arief menuturkan secara umum, harga pangan nasional menunjukkan angka yang stabil meski terdapat kenaikan harga pada cabai merah keriting, jagung, dan gula konsumsi. Sementara untuk beras harganya mulai melandai secara gradual.

Sejumlah upaya yang dilakukan NFA untuk menjaga stok pangan dengan melalui penderasan distribusi beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) ke berbagai lini pasar. Per 7 November beras medium kualitas premium tersebut telah disalurkan sebanyak 905 ribu ton.

"Selain beras, SPHP jagung juga kita dorong Bulog segera salurkan ke peternak mandiri. Bulog telah berkontrak 171 ribu ton dengan estimasi tiba pada 15 November," ujarnya.

Selain itu, Arief juga meminta pemerintah daerah agar dapat meningkatkan kerja sama antara daerah (KAD) serta optimalisasi fasilitas tol laut, kargo pesawat, dan moda angkutan lainnya guna memudahkan memobilisasi produk pangan dari daerah yang surplus ke daerah defisit.

Tercatat program mobilisasi pangan berupa Fasilitas Distribusi Pangan telah terpenuhi sebanyak 1,73 juta kg per 5 November.

Sedangkan dalam menjaga stabilitas harga, NFA senantiasa melakukan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang telah terealisasi di 1.397 titik yang tersebar di 35 provinsi dan 317 kabupaten/kota.

Dari segi penyerapan anggaran NFA, sampai 6 November telah mencapai Rp303,9 miliar atau 65,39 persen dari total anggaran NFA tahun ini sebanyak Rp464,7 miliar. Selanjutnya anggaran tahun depan untuk NFA telah ditetapkan sebesar Rp442,6 miliar.

"Kami targetkan hingga akhir Desember 2023 dapat terealisasi hingga 98 persen. Untuk mencapai target tersebut, kami terus maksimalkan realisasi serapan anggaran di pusat serta mendorong dinas-dinas urusan pangan yang ada di daerah untuk percepatan realisasi anggaran dekonsentrasi," kata Arief.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.