Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Medan Diminta Menambah Anggaran untuk Tanggulangi Kemiskinan

📅 Selasa, 07 Nov 2023, 01:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Medan Diminta Menambah Anggaran untuk Tanggulangi Kemiskinan Doc: ANTARA/HO
Ket. Kelompok Teater Rumah Mata mementaskan aksi teatrikal di Taman Sri Deli, Kota Medan, Provinsi Sumatra Utara, Sabtu (18/6/2022).

Medan - Anggota DPRD Kota Medan M Rizki Nugraha meminta Pemkot Medan, Sumatera Utaramenambah anggaran untuk menanggulangi kemiskinan dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar 10 persen.

"Kalau 10 persen dari PAD, kita nilai belum cukup. Setidaknya ditambah 10 persen lagi untuk menanggulangi kemiskinan di Kota Medan," ujar diadi Medan, Senin.

Legislator ini mendorong penanggulangan kemiskinan 10 persen dari PAD yang tercantum dalam Perda Kota Medan No.5/2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan direvisi.

Data Dinas Sosial Kota Medan pada 2022 menyebutkan tingkat kemiskinan di daerah itu 8,07 persen atau mengalami penurunan 3,24 persen dibandingkan dengan pada 2021.

"Dengan direvisi perda itu, maka lebih banyak warga kota yang tertolong, sehingga angka kemiskinan di Kota Medan bisa ditekan secara maksimal," kata dia.

Rizki menjelaskan Pemkot Medan wajib memenuhi hak-hak dasar warga setempat, di antaranya pelayanan kesehatan, ketersediaan perumahan, dan pendidikan berkualitas.

"Banyak warga miskin yang mengeluh, karena tidak mendapat bantuan pemerintah. Padahal mereka telah terdaftar ke DTKS (Daftar Terpadu Kesejahteraan Sosial)," kata dia.

Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman menyebutkan penanganan kemiskinan harus dilakukan secara terpadu melibatkan unsur pemerintah, baik pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota sekitar.

"Pemkot Medan terus berupaya menangani kemiskinan, di antaranya melalui Program UHC (Universal Health Coverage/Cakupan Kesehatan Semesta) JKMB (Jaminan Kesehatan Medan Berkah)," katanya.

Ia mengatakan Program UHC JKMB wujud peningkatan pelayanan kesehatan warga Kota Medandan program bantuan siswa miskin terhadap 40 ribu siswa SD dan SMP di daerah itu.

"Bantuan sosial warga terdampak kenaikan harga bahan bakar minyakdan pembangunan infrastruktur untuk mengentaskan kemiskinan bagi warga Kota Medan," katadia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Warga Gagalkan Aksi Dua Pen...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

15 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...

Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...

Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Haree Gini Masih Buang Samp...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.