Teknologi Satelit Optik Tangani Pencemaran Laut dari Angkasa
📅 Senin, 06 Nov 2023, 13:48 WIB | Oleh: Tim PenulisHal ini dapat dilihat pada bagian sisi muara di Muara Baru, Bekasi, di mana tampak area berwarna kecoklatan yang cukup kentara. Hal ini menunjukkan area tersebut memiliki kandungan padatan tersuspensi yang tinggi. Mengingat di area tersebut terdapat banyak tambak, sangat memungkinkan jika bagian muara memiliki konsentrasi padatan tersuspensi yang tinggi.
Penggunaan satelit untuk mengobservasi bumi sudah banyak dilakukan, termasuk untuk memantau pencemaran laut. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah melakukan kerja sama dan riset terkait penggunaan satelit untuk menangani pencemaran laut, diantaranya: Satelit LAPAN A-3 untuk pemantauan tumpahan minyak di perairan Bintan, pendeteksian total materi tersuspensi dengan satelit Landsat-8 yang mempunyai resolusi spasial multispektral 30 m dan resolusi temporal 16 hari, dan pemanfaatan satelit SPOT4, sistem satelit observasi bumi yang mencitra secara optis dengan resolusi tinggi dan dioperasikan di luar angkasa, untuk mendeteksi algal bloom.![]()
Pingkan Mayestika Afgatiani, Research assistant, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN); Anisa Rarasati, , Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Argo Suhadha, Junior scientist, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!