Pangan 270 Juta Penduduk Tak Bisa Andalkan dari Impor
📅 Senin, 06 Nov 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiBelajar dari pengalaman selama ini, pemerintah harus bisa mengandalkan produksi dalam negeri, dengan mengurangi konversi lahan pertanian untuk kebutuhan nonpertanian.
"Jangan sampai situasinya seperti terigu yang kita dipaksa 100 persen impor. Padahal sebenarnya ada potensi pengganti terigu, tapi tidak pernah dikerjakan," kata Dwijono.
Sementara itu, pengamat ekonomi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Esther Sri Astuti, mengatakan pemerintah ini selalu ambil short cut. "Kebijakan temporer dan jangka pendek seharusnya mulai ditinggalkan karena kebijakan impor berarti kita menggantungkan nasib kita ke negara lain," tegasnya.
Padahal masalah pangan ini fundamental. Negara maju pun masih memproduksi pangannya sendiri untuk mengamankan stok pangannya. Indonesia yang masih masuk kelompok negara berpendapatan menengah harus memandang masalah pangan sebagai masalah krusial.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!