Wakil Ketua MPR: Pelestarian Bahasa Daerah Perkuat Budaya
📅 Sabtu, 04 Nov 2023, 01:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
Jakarta - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijatmengatakan konsistensi pelestarian bahasa daerah dapat memperkokoh akar budaya warisan para pendahulu bangsa.
"Upaya pelestarian kearifan lokal, termasuk bahasa daerah, harus dipastikan melalui sejumlah aturan dan kebijakan yang mendukung dalam upaya memperkokoh akar budaya bangsa," kataLestari dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (3/11).
Kongres Bahasa Indonesia XII (KBI XII), yang diselenggarakan pada Oktober 2023 lalu, antara lain merekomendasikan ditetapkannya payung hukum yang lebih tegas untuk menjamin pengelolaan bahasa dan sastra Indonesia, bahasa dan sastra daerah, bahasa dan sastra asing, serta literasi di Indonesia.
Terkait bahasa daerah, KBI XII merekomendasikan penetapanundang-undang bahasa daerah untuk menjamin pewarisan dan pelestarian bahasa dan sastra daerah.
Kongres itu juga menekankan adanya rencana induk dan peta jalan pewarisan serta pelestarian bahasa dan sastra daerah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Lestari, rekomendasi KBI XII dalam upaya pelestarian bahasa daerah memerlukan dukungan para pemangku kepentingan dan masyarakat dalam merealisasikannya.
"Bahasa daerah yang merupakan bagian dari kekayaan budaya bangsa harus mendapat perhatian bersama agar tidak punah," kata anggota Komisi X DPR RI itu.
Apalagi, tambahnya, Badan Bahasa Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mencatat Indonesia memiliki 718 bahasa daerah dan menjadi negara dengan bahasa daerah terbanyak kedua setelah Papua Nugini, yang memiliki 840 bahasa daerah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dari 718 bahasa daerah milik Indonesia tersebut, berdasarkan catatan Badan Bahasa, sebanyak 90 persen di antaranya tersebar di wilayah Indonesia timur.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!