Pegula ke Semifinal WTA Finals
📅 Sabtu, 04 Nov 2023, 07:14 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: CLAUDIO CRUZ / AFP
CANCUN - Petenis Amerika Serikat, Jessica Pegula, melaju ke semifinal Final WTA yang berlangsung di Cancun, Meksiko. Dia mengalahkan Maria Sakkari 6-3, 6-2, Jumat (3/11) untuk tidak terkalahkan di babak penyisihan grup.
Pegula, pemain tertua yang bertanding di turnamen ini dalam usia 29, memastikan tempatnya di semifinal. Sedangkan Sakkari sudah dipastikan tersingkir, bahkan sebelum melawan Pegula. Jessica Pegula, yang tahun lalu tidak pernah menang dalam debutnya di Final WTA, mengambil kendali sejak awal. Dia memimpin 4-1 set pembuka untuk meraih kemenangan dominan dalam kondisi sulit dan berangin.
Dia memanfaatkan sepenuhnya 35 kesalahan sendiri yang dilakukan Sakkari . Petenis asal Yunani itu juga termasuk melakukan delapan kesalahan ganda. Pegula mencapai empat besar tanpa kehilangan satu set pun. Pegula senang menjaga keadaan tetap berjalan sesuai dengan keinginan dalam kondisi yang tidak menguntungkan tersebut.
Dia mencoba bermain di tengah lapangan dan menghindari kesalahan. "Sangat sulit bermain dalam kondisi seperti ini," ujarnya. Pegula mencoba melakukan yang terbaik. Sedangkan Aryna Sabalenka menghadapi pertandingan hidup-mati melawan peringkat keempat, Elena Rybakina untuk memperebutkan tempat kedua di semifinal dari grup sama.
Keduanya bertemu bulan Januari lalu di final Australia Open. Sabalenka menang dalam tiga set untuk gelar Grand Slam pertamanya. Dia telah meningkatkan catatan menang kalahnya atas Rybakina 4-0. Pemain berusia 24 tahun asal Kazakhstan itu menang dua kali berturut-turut di final Indian Wells bulan Maret dan di perempat final di Beijing.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sabalenka yang menjadi salah satu pemain mengeluhkan kondisi lapangan turnamen ini, tak hanya mengincar gelar bergengsi. Dia juga mencoba mempertahankan peringkat satu akhir tahun. Dia masih bisa digeser juara bertahan Prancis Open asal Polandia, Iga Swiatek.
Bertemu Rune
Dari ajang Paris Masters, petenis nomor satu dunia Djokovic menjadi yang terakhir dari empat unggulan teratas yang bertahan di Paris Masters. Dia mengalahkan petenis nonunggulan asal Belanda Tallon Griekspoor 4-6, 7-6 (7/2), 6-4, meski mengalami masalah perut, Jumat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hasil ini bukanlah kemenangan mudah Djokovic . Sehari sebelumnya melawan Tomas Etcheverry. Kali ini dia bangkit dari ketertinggalan satu set untuk akhirnya menang dalam waktu dua jam 39 menit. "Saya memulai dengan baik namun kehabisan tenaga. Saya kesulitan dalam beberapa hari terakhir dengan perut," ujar Djokovic.
Sulit untuk memiliki pikiran yang jernih ketika menghabiskan lebih banyak waktu di toilet dibandingkan di lapangan dalam tiga hari terakhir. Petenis 36 tahun itu akan menghadapi Holger Rune di perempat final. Unggulan keenam asal Denmark itu mengalahkan petenis Jerman Daniel Altmaier 6-3, 6-3. Rune pernah mengalahkan Djokovic di final tahun lalu di Paris.
Unggulan keempat Jannik Sinner mengundurkan diri sebelum putaran ketiga. Dia menyalahkan kurangnya waktu pemulihan usai pertandingan. "Saya harus melakukan yang terbaik untuk kesehatan," ujar Sinner. Petenis asal Italia itu memulai pertandingan melawan petenis Amerika Serikat, Mackenzie McDonald, setelah tengah malam dan berjuang untuk meraih kemenangan tiga set.
Sinner dijadwalkan dalam pertandingan keempat untuk menghadapi unggulan 13 dari Australia, Alex de Minaur. Darren Cahill, yang melatih Sinner, mengkritik atas kondisi penjadwalan Paris Masters. Casper Ruud, unggulan kedelapan, yang kalah dari Francisco Cerundulo, menyuarakan kritik yang sama.
Stefanos Tsitsipas melaju ke perempat final dan mengunci tempatnya di Final ATP. Dia mengalahkan Alexander Zverev 7-6 (7/2), 6-4. Tsitsipas menjadi petenis keenam yang resmi lolos ke ajang yang berlangsung 12-19 November di Turin. Dia menang pertamanya musim ini dalam delapan pertandingan melawan peringkat 10 besar.
Rune dan Hubert Hurkacz masih melaju di Paris dan bisa mengumpulkan cukup poin dari turnamen untuk menyalip Zverev, menuju Turin. Di perempat final, sitsipas akan menghadapi petenis Russia Karen Khachanov, pemenang Paris Masters tahun 2018. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!