Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cilauteureun, Fenomena Air Laut Terjun ke Sungai yang Langka

📅 Sabtu, 04 Nov 2023, 06:10 WIB | Oleh:
Cilauteureun, Fenomena Air Laut  Terjun ke Sungai yang Langka Doc: ANTARA/ Raisan Al Farisi

Pantai Santolo di Kabupaten Garut memiliki fenomena unik yang disebut dengancilauteureunyaitu fenomena air laut yang airnya kembali daratan. Fenomena yang ada dua di dunia itu menjadi hal menarik saat berkunjung di pantai ini.

Pantai Santolo berada di Desa Mancagahar, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut. Lokasinya sekitar 5,4 kilometer arah kota kecamatan yang berhadapan dengan Samudra Hindia. Sementara jaraknya dari pusat Kota Garut mencapai 90,6 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 2 jam 56 menit.

Nama Cilauteureun adalah gabungan tiga kata, yaituci,laut, daneureun.Cidari katacaiartinya air, laut artinya laut atau lepas pantai, daneureunartinya berhenti. Jika digabungkan artinya menjadi air laut yang berhenti atau air laut yang tertahan.

Cilauteureun berkaitan erat dengan fenomena air laut yang turun menyerupai curug atau air terjun. Yang unik dan membedakan air yang turun menyerupai air terjun itu berasal dari laut menuju sebuah muara sungai di bawahnya.

Masyarakat Garut juga menyebut Cilauteureun juga disebutcai malikyang artinya air yang mengalir berubah arah ke arah sebaliknya. Jika air di muara umumnya mengalir ke laut, maka muara Sungai Cilauteureun yang berada di ujung timur Pulau Santolo berlaku sebaliknya. Air lautlah yang akan mengalir ke sungai.

Fenomena berupa air laut yang kembali ke ke sungai ini ada di Desa Mancagahar, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut ini memang tergolong sangat langka. Fenomena yang sama dapat hanya dapat dijumpai di sebuah pantai di Prancis.

Apakah fenomena Cilauteureun melanggar hukum alam? Tentu saja tidak. Hal ini bisa terjadi posisi geografis muara sungai Cilauteureun yang sejajar dengan bibir pantai. Karena terjadi abrasi batuan karang di lekukan sungai (meander), lama-kelamaan mengalami erosi oleh air laut yang menerjang. Karena karang yang semakin terkikis, membuatnya terbuka sehingga air laut dapat menerobos.

Ketika air laut pasang mengaliri batuan karang lalu terhubung dengan muara, maka sisa karang yang masih kuat membentuk pulau yang dinamakan Pulau Santolo.

Fenomena unik ini dapat dilihat dari atas jembatan yang menghubungkan Pulau Santolo dengan kawasan Pantai Sayang Heulang. Jembatan gantung ini sekaligus menghubungkan Pulau Santolo dengan kawasan Pantai Sayang Heulang di bagian timur.

Pulau Santolo yang cukup rimbun dengan pepohonan dilestarikan, kini keberadaannya telah menjadi Cagar Alam Santolo. Di dalam pulau terdapat mercusuar yang telah ada sejak zaman Belanda. Di ujung sebelah barat pulau, bisa dijumpai sisa pelabuhan peninggalan Belanda yang masih kokoh melawan terjangan ombak pantai selatan.

Untuk bisa menjumpai beberapa hal menarik di Pulau Santolo, dapat dilakukan dengan menyeberangi muara sungai. Jaraknya hanya sekitar 100 meter saja dari daratan pulau Jawa. Dari muara ini, tampak ratusan perahu nelayan yang bersandar.

Pantai Santolo di barat dan Pantai Sayang Heulang di sisi timur dipisahkan oleh tanjung. Di sisi timur Pantai Santolo dibatasi tembok milik Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan). Di sebuah tanah yang sangat luas, Lapan memiliki lembaga bernama Balai Produksi dan Pengujian Roket Pameungpeuk. Di sini terdapat instalasi untuk peluncuran uji coba roket yang diperuntukkan baik untuk tujuan riset ilmiah maupun ketahanan nasional.

Aktivitas Seru

Dalam sejarahnya, pemerintah kolonial Belanda pernah membuat sebuah pelabuhan laut di Pulau Santolo yang berada di ujung muara antara 1910-1913. Tujuannya untuk mengangkut komoditas dari Priangan Timur. Sisa bekas pelabuhan tua itu masih terlihat di ujung barat Pulau Santolo dan di dekatnya berdiri dengan gagah mercusuar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

46 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.