Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dolar AS Menguat Dipicu Fed Pertahankan Suku Bunga 5,25-5,5 Persen

📅 Jumat, 03 Nov 2023, 00:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dolar AS Menguat Dipicu Fed Pertahankan Suku Bunga 5,25-5,5 Persen Doc: ANTARA/Xinhua/Zhang Chunlei
Ket. Seorang staf bank menghitung uang kertas dolar AS di sebuah bank di Tancheng Kota Linyi, Provinsi Shandong, China timur.

New York - Dolar AS menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB) dipicu kebijakan bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve, yang mempertahankan suku bunga di level 5,25-5,5 persen.

Indeks dolar yang mengukur nilai dolar terhadap enam mata uang utama lainnya naik 0,22 persen menjadi 106,8894.

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada Rabu (1/11/2023) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga pada level tertinggi dalam 22 tahun untuk kedua kalinya berturut-turut, meskipun perekonomian AS memiliki ketahanan di tengah tingginya suku bunga dan inflasi persisten yang melebihi target The Fed sebesar 2 persen.

Pernyataan terbaru The Fed mencatat bahwa dengan perolehan lapangan kerja yang masih kuat dan inflasi yang masih tinggi, bank sentral terus mempertimbangkan sejauh mana penguatan kebijakan tambahan yang mungkin tepat untuk mengembalikan inflasi ke level 2 persen seiring berjalannya waktu.

Para ekonom ABN Amro mengatakan The Fed telah mencapai akhir dari siklus pengetatannya.

"Kami pikir bulan Juli adalah kenaikan terakhir dalam siklus tersebut, dan pembacaan inflasi inti yang tidak terlalu buruk akan memberikan kepercayaan diri kepada FOMC untuk mempertahankan kebijakannya selama beberapa bulan mendatang. Kami terus memperkirakan The Fed akan mulai menurunkan suku bunga mulai Maret mendatang," kata mereka, dikutip dari Xinhua.

Di Amerika Serikat, indeks manajer pembelian (PMI) manufaktur tercatat sebesar 46,7 persen pada Oktober, 2,3 poin persentase lebih rendah dibandingkan 49 persen yang tercatat pada September, berdasarkan data Institute for Supply Management pada Rabu (1/11/2023).

Pada akhir perdagangan di New York, euro turun ke 1,0542 dolar AS dari 1,0582. Pound Inggris turun ke 1,2132 dolar AS dari 1,2150 dolar AS.

Sementara itu, dolar AS mencapai 150,9820 yen Jepang, lebih rendah dari 151,5660 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9088 franc Swiss dari 0,9092 franc Swiss.

Selanjutnya, dolar AS menguat menjadi 1,3873 dolar Kanada dari 1,3863 dolar Kanada dan dolar AS menguat menjadi 11,2053 krona Swedia dari 11,1587 krona Swedia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Nicolas Cage Akhirnya akan ...
Daerah
Anggota DPR Dorong Perlindu...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.