Ancaman Kekeringan dan Kekurangan Air Semakin Nyata
📅 Rabu, 01 Nov 2023, 01:47 WIB | Oleh: Tim RedaksiStudi yang dikutip dari Antara itu memperkirakan bahwa orang dewasa berusia 65 tahun ke atas serta orang dewasa berkulit hitam kemungkinan akan paling terdampak secara tidak proporsional.
Meski panas ekstrem saat ini menyumbang kurang dari 1 persen kematian terkait kardiovaskular, analisis pemodelan memperkirakan hal itu akan berubah karena kenaikan suhu pada hari-hari musim panas diproyeksikan akan mencapai setidaknya 90 derajat Fahrenheit atau 32,2 derajat Celsius.
Warga berusia lanjut dan orang dewasa berkulit hitam akan menjadi kelompok paling rentan karena mereka memiliki kondisi medis bawaan atau menghadapi hambatan sosial ekonomi yang dapat memengaruhi kesehatan, seperti tidak memiliki penyejuk udara (AC) atau tinggal di lokasi yang dapat menyerap dan memerangkap panas, sebut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Circulation itu.
"Beban kesehatan akibat panas ekstrem akan terus bertambah dalam beberapa dekade mendatang," kata Sameed A. Khatana, salah satu peneliti studi ini, sekaligus ahli kesehatan jantung dan asistan profesor bidang kedokteran di Universitas Pennsylvania.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!